WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Sabtu, 10 April 2010

Lolos Sanksi Bukan karena Lobi

Posted by Andikawap Production On Sabtu, April 10, 2010 No comments

DERBY KALTIM BOLEH DI HADIRI PENONTON
BUKU TAMU


Persiba
Balikpapan tak jadi
mendapat hukuman. Itu
artinya, keputusan
Komisi Disiplin (Komdis)
PSSI yang menjatuhkan
sanksi kepada Beruang
Madu berupa larangan
menggelar satu
pertandingan tanpa
penonton saat menjamu
saudaranya Persisam
Putra Samarinda di
Stadion Persiba, Sabtu
(10/4) besok, dicabut.
Selain itu, denda berupa
uang sebesar Rp 45 juta
kepada Persiba juga
dihapuskan.
Hal itu ditegaskan Ketua
Umum Persiba H Syahril
HM Taher setelah tiba di
Balikpapan sore kemarin,
langsung mengadakan
jumpa pers di Sekretariat
Persiba. “Laga Persiba
kontra Persisam boleh
ditonton. Begitu juga
denda dari Komdis
sebesar Rp 45 juta tidak
ada itu, ” ujar Syahril saat
menjelaskan hasil
pertemuannya dengan
Ketua Umum PSSI Nurdin
Halid bersama beberapa
anggota komite
eksekutif (Exco),
termasuk Sekjen PSSI
Nugraha Besoes, Presdir
PT LI Andi Darussalam
Tabusala, dan Direktur
PT LI Joko Driyono di
Jakarta, Rabu (7/4)
malam.
Menurut Syahril, Persiba
memang pantas lepas
dari jerat sanksi yang
diberikan Komdis karena
keputusan yang
diberikan hampir 1,5
bulan lamanya dari
waktu kejadian. Selain
itu, laporan Arema
Indonesia dinilai tak
punya bukti konkret.
“Di rekaman siaran
pertandingan juga tidak
ada yang namanya rasis.
Saya ke Jakarta itu untuk
menindaklanjuti
permohonan PK
(peninjauan kembali,
Red). Itu jalan yang
terbaik, jangan asal
tuduh. Persiha juga bisa
lapor diperlakukan rasis
jika tampil di luar
kandang. Tapi, itu tidak
mungkin saya lakukan,”
jelas Syahril.
Secara tegas Syahril
membantah pemberitaan
beberapa media bahwa
dirinya ke Jakarta demi
melakukan lobi terhadap
Nurdin Halid. “Itu yang
saya tidak setuju, kalau
dikatakan lobi-lobi ke
pengurus PSSI maupun
Exco di Jakarta. Sebab,
lobi itu konotasinya
jelek. Tidak ada yang
namanya lobi-lobi, saya
hanya mencari
kebenaran. Dan,
memang penonton di
Stadion Persiba terbukti
tidak ada yang rasis, ”
tegas Syahril.
Selain itu, ungkapnya,
Ketua Panpel ISL Kol CHK
Rachmadi sebelumnya
juga sudah memenuhi
panggilan dan
menjelaskan jalannya
pertandingan, dan
memang tidak ada
perilaku rasis yang
ditemukan. “Kalau
memang bersalah
buktikan dan kalau bisa
dibukutikan, kami akan
taat pada putusan
hukuman. Karena,
memang Persiba akan
taat dan
mengedepankan hukum,”
ungkap Syahril.
Seperti diberitakan,
Komdis PSSI sebelumnya
menjatuhkan sanksi
kepada Persiba berupa
larangan menggelar satu
pertandingan tanpa
penonton plus denda Rp
45 juta akibat indikasi
tindakan rasis penonton
kepada bek Arema Pierre
Njanka, pada
pertandingan di Stadion
Persiba Balikpapan, 14
Februari lalu.


JUAL TIKET SISA

Sementara itu, penonton
yang akan menyaksikan
pertandingan derby
Kaltim besok sebaiknya
jangan kaget jika
membeli karcis tanda
masuk. Sebab, pihak
Panpel akan menjual
tiket sisa beberapa
pertandingan
sebelumnya. Ini dampak
molornya kepastian
pertandingan Persiba
menghadapi Persisam
Putra yang sebelumnya
dikabarkan tidak boleh
dihadiri penonton.
“Rasanya tidak mungkin
kita mencetak tiket lagi
karena waktunya mepet,
sehingga beberapa tiket
sisa yang masih ada akan
kami jual kembali. Tapi,
akan diberi tanda khusus
oleh panitia,” ujar Ketua
Panpel ISL Balikpapan Kol
CHK Rachmadi.
Selain diberi tanda
khusus, tiket tersebut
disesuaikan jumlah
penonton dan tetap
dikenai pajak
pemerintah atau
perforasi. Bagaimana jika
nantinya ditahan di pintu
masuk? “Ya, tidak
mungkin, nanti pengawas
pintu terlebih dulu
diberitahu. Selain itu,
ada tanda khususnya, ”
jelas Rachmadi sambil
menambahkan tiket sisa
ini dijual hanya untuk
pertandingan
menghadapi Persisam,
tapi saat menjamu
Bontang FC pada Selasa
(13/4) nanti pihak panitia
telah mencetak tiket
baru.(is)

0 komentar:

Posting Komentar