WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Jumat, 04 Juni 2010

Winger Persiba Asal Lamaru Balikpapan Timur,EDY GUNAWAN Dipanggil Seleksi Timnas

Posted by Andikawap Production On Jumat, Juni 04, 2010 No comments




BUKU TAMU

Balikpapan menjaga tradisi melahirkan pemain nasional. Itu seiring dengan masuknya nama Eddy Gunawan dalam seleksi timnas Indonesia. Sebelumnya, Kota Minyak tersebut menyumbangkan Junaidi yang membela Merah Putih bersama PSSI Garuda. Kemudian, ada Bima Sakti yang lama menjadi kapten timnas Indonesia dan Ponaryo Astaman. Kini Bima membela Persema Malang dan Ponaryo memperkuat Sriwijaya FC Palembang.

Eddy dinilai layak masuk seleksi timnas karena tampil gemilang bersama Persiba. Duetnya dengan Dwi Joko di lini belakang Persiba sulit ditembus lawan. Eddy pun sering menampilkan skill yang ciamik.

Pemain kelahiran Balikpapan, 25 September 1988, itu mampu mencuri perhatian pelatih timnas Afred Ridle. Asistennya, Wolfgang Pical, Selasa lalu (25/5) memberi tahu Eddy bahwa dirinya dipanggil ke timnas senior.

"Saya kaget, nggak percaya. Kok tiba-tiba Wolfgang mengirimkan SMS (layanan pesan singkat, Red). Dia bilang bahwa Afred Riedl memanggil saya untuk berkumpul bersama timnas senior di Makassar," terang Eddy.

Dia berkumpul dengan timnas mulai kemarin (1/6). "Saya sangat senang bisa bergabung dengan timnas. Sebab, masuk timnas merupakan impian saya sejak kecil. Saya pun bangga dengan Persiba yang selama ini terus mendukung saya," ucap Eddy.

"Eddy Gunawan merupakan pemain bagus. Skill-nya berada di atas rata-rata pemain seusianya di Balikpapan," ujar Otnel Udan, pelatih Eddy di ISI Putra, tim Divisi II nasional, pada 2007. Hanya, kala itu, Eddy memang terkesan bengal karena kerap bolos latihan. Hal itu disebabkan 
kesibukannya bekerja untuk menopang ekonomi orang tuanya. Bahkan, Eddy pernah melarikan diri dari tim PON Kaltim XVII yang saat itu dibesut Fachri Husaini, kini pelatih Bontang FC.

"Saya tidak lari dari tim PON Kaltim waktu itu. Memang gaji saya saat itu sering terlambat. Tapi, saya meninggalkan tim PON Kaltim karena ada masalah keluarga. Bapak saya saat itu mengalami musibah. Karena itu, sebagai anak laki-laki satu-satunya, saya terpaksa pulang ke Balikpapan," ucap Eddy.

Karena sikap itu, dia dinilai tidak disiplin. Hal tersebut membuat manajemen Beruang Madu (julukan Persiba) pesimistis terhadap Eddy. Namun, Eddy membuktikan kesungguhannya dengan penampilan bagus di Persiba.

Meski hanya berstatus magang pada musim pertamanya di Indonesia Super League (ISL) 2008-2009, Eddy mampu menjawab keraguan terhadapnya. Dia bisa masuk starting eleven Persiba di ISL 2009-2010. Dia akhirnya mencatatkan namanya sebagai salah seorang talenta muda yang layak masuk timnas.

"Penghargaan tinggi ini akan saya buktikan dengan penampilan terbaik saya bersama Merah Putih. Saya berterima kasih kepada Persiba yang sangat mendukung karir saya," tutur winger bernomor punggung 16 itu.

SUPPORT BY : BALIKPAPANERS

0 komentar:

Posting Komentar