Progres positif ditunjukkan skuad Persiba arahan Junaedi. Menurutnya pengenalan skema permainan yang biasa terapkan mulai diterima anak asuhnya. Pemantapan skema tinggal menunggu pemain asing, serta penajaman akan dilakukan saat Training Center (TC), bulan depan.
Kemarin sore, Junaedi yang memimpin latihan di Stadion Persiba mengakui pemainnya sudah bisa menyerap pola permainan yang dikembangkannya. Latihan kemarin sore juga menjadi bahan evaluasi latihan yang mulai digelar 16 Juli lalu.Bang Jun, sapaan akrab dari Junaedi mengakui skema permainan yang dikembangkannya tidak akan kaku dengan hanya mematok satu strategi tertentu. Dinamisme permainan dan karakter lawan akan menjadi landasan dalam setiap pemilihan skema. “Saya biasa memakai 4-4-2, tapi bisa dikembangkan menjadi 4-3-3 atau 3-5-2, sesuai dengan lawan yang akan dihadapi dan kesiapan tim, ” ujarnya.“Kalau hasil pengamatan saya sejak tim ini mulai berlatih pertengahan bulan lalu, pemain mulai menunjukkan peningkatan baik personal maupun dari sisi kekompakan,” imbuhnya.Sisi personal yang dinilai Bang Jun menyangkut daya tahan (endurance), kekuatan (strength) serta kemampuan menyerap instruksi. Namun untuk hal terakhir disebut, aplikasinya akan lebih terlihat melalui permainan di lapangan. “ Secara keseluruhan, baik fisik maupun teknik sudah memperlihatkan perkembangan yang bagus. Memang belum bisa dikatakan sempurna, tapi dengan sisa waktu yang ada hingga kompetisi dimulai, saya yakin kondisinya akan semakin baik, ” ujar Bang Jun.Kini, fokus Bang Jun akan ditujukan pada pembentukan kekompakan tim. Namun sedikit masalah yang dihadapi adalah belum bergabungnya pemain asing. Tiga pemain asing yang dimiliki Persiba, yaitu Mijo Dadic, Robertino Pugliara dan Kim Yong-hee dijadwalkan bergabung bulan ini. Khusus untuk Kim, rencananya hari ini sudah tiba di Balikpapan dan akan mulai bergabung dalam latihan Senin ini.“Akan semakin mantap kalau pemain asing sudah gabung. Paling tidak kalau mereka bisa datang lebih cepat, keakraban dan kekompakan antarpemain bisa semakin cepat dibentuk, ” ujarnya.Harapan lain Bang Jun, selambat-lambatnya pemain bergabung pada saat rencana TC di Jogjakarta pada minggu ketiga Agustus, dimulai.Mantan pelatih Persijap Jepara itu mengakui TC adalah kesempatan terbesar untuk finalisasi persiapan tim. Jogjakarta yang dipilih sebagai lokasi kegiatan menurutnya menyediakan berbagai hal untuk memudahkan timnya.Hal terpenting adalah lapangan representatif serta tim untuk latih tanding. Soal lapangan memang menjadi momok terbesar Persiba saat ini. Apalagi dengan tidak menentunya cuaca di Balikpapan, membuat kondisi lapangan yang ada juga sering berubah- ubah. Misalnya untuk Stadion Persiba dan Stadion Sudirman, pengelola tidak mengizinkan lapangan dipakai saat atau setelah diguyur hujan.“Ya, ini memang kendala kami saat ini. Lapangan memang belum ada yang bisa digunakan secara permanen dalam semua kondisi cuaca. Kalau di Jogja kan bisa dipilih mau pakai lapangan mana saja, ” ujar Bang Jun. Support By : Balikpapaners
0 komentar:
Posting Komentar