
Stadion Persiba Balikpapan dinyatakan lolos verifikasi sebagai stadion yang layak menggelar kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Namun PT LI berharap agar kondisi lapangan dapat terus terjaga selama kompetisi bergulir, Persiba diminta untuk melakukan perawatan lapangan.
Salah satu bentuk perawatan lapangan tersebut yaitu, meminimalkan pemakaian lapangan Persiba sebagai tempat latihan. “Jika biasanya 4 hingga 5 kali dalam sepekan, akan lebih baik jika Persiba latihan di stadion 2 kali dalam sepekan, di luar ujicoba lapangan sebelum pertandingan.
Selebihnya bisa latihan di lapangan alternatif, ” kata Lano Mahardika, perwakilan PT LI saat melakukan verifikasi Jumat (3/9) lalu. Manajemen Persiba pun tampaknya bersikap proaktif. Manajer tim Ir Jamal Al Rasyid MM pun menegaskan Persiba akan menyiapkan lapangan alternatif untuk digunakan latihan. “Itu saran yang bagus bagi Persiba.
Kami pun harus menjaga kondisi lapangan agar tetap dalam kondisi standar. Karenanya kami juga telah menyiapkan lapangan alternatif selain lapangan di stadion, ” ujar Jamal. Apa yang disarankan oleh PTLI tersebut pada dasarnya juga telah dilakukan Persiba sejak pembentukan tim menghadapi musim kompetisi mendatang.
Terbukti, Persiba selama ini berlatih di luar stadion Persiba. “Karena itu saya rasa meski kami nantinya harus berlatih tidak secara rutin di stadion Persiba, kami sudah menyiapkan lapangan lainnya untuk latihan,” terangnya.
Dari alternatif lapangan yang akan disiapkan Persiba untuk menggelar latihan, selain lapangan milik Chevron di Pasir Ridge dan lapangan Merdeka, juga terdapat dua lapangan besar di Stadion Sudirman dan lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN). “Untuk di Sudirman dan SPN, kami akan kembali menghubungi pengelolanya untuk menggunakan lapangan tersebut selama semusim ke depan.
Jadi saya rasa tidak ada masalah, ” tegas pria yang juga sebagai manajer di Hasta Group ini. Apa yang diungkapkan Jamal terkait lapangan tersebut, rupanya sejalan dengan apa yang diugkapkan oleh pelatih Persiba, Junaidi.
Usai menggembleng anak asuhnya yang berlatih di lapangan Merdeka Sabtu (4/9) kemarin, Bang Jun - sapaan akrab Junaidi- mengatakan, tidak ada masalah dengan anjuran PT LI tersebut. “Kami sudah terbiasa. Jadi jika dianjurkan untuk tidak terus-terusan berlatih di stadion demi perawatan lapangan, itu adalah hal yang bagus.
Karena itu pula selama ini kami sudah menyiapkan lapangan alternative, meski masih belum dapat dikatakan representatif, ” terang Junaidi. Junaidi menegaskan, selama ini anak asuhnya memang mampu menjalani latihan dengan baik.
Hanya saja untuk latihan di lapangan besar memang sangat minim. “ Untuk itupula dengan telah diverifikasinya stadion yang merupakan markas kami, bagaimana pun kami harus benar- benar memanfaatkan sarana latihan di stadion tersebut semaksimal mungkin dan juga akan memanfaatkan alternatif lapangan yang ada, ” tegas Junaidi.
Mantan pelatih Persijap Jepara ini menuturkan, sebagai markas timnya memang tidak dapat dipungkirin Mijo Dadic dan kawan-kawan memang harus benar- benar menyatu dengan kondisi lapangan yang ada.
Sehingga saat pertandingan pun mereka mampu menguasai medan. “ Bagaimana mungkin jika Persiba tidak paham dengan kondisi lapangannya sendiri? Untuk itu kami akan memanfaatkan fasilitas lapangan di stadion ini secara maksimal. Sehingga saat pertandingan pun tidak akan mengalami kendala dengan lapangan lagi, ” tandas Junaidi.
Support By : Balikpapaner's Balistik Crew's
0 komentar:
Posting Komentar