
Dua laga Persiba di ajang Inter Island Cup (IIC) dengan hasil sekali menang dan sekali kalah membuat mata semua elemen pendukung tim Beruang Madu terbuka. Tim arahan Junaidi itu membuktikan jika masih ada kelemahan di beberapa sisi yang harus segera dibenahi. Dan kesempatan terbaik menguji kemampuan sebelum berlaga di Indonesia Super League (ISL) yan digeber mulai 26 September itu, bisa datang saat Persikubar Kutai Barat menantang pasukan Kota Minyak beruji coba.
Modal yang dimiliki tim promosi Divisi Utama itu tidak bisa dianggap remeh untuk dipertemukan dengan Aldo Barreto dkk. Tim arahan Suwandi HS itu kini masih eksis dalam Liga Jatim Piala Gubernur (LJPG) yang sudah memasuki fase semifinal. Kemarin, Manajer Persikubar Ekti Imanuel mengatakan, pihaknya sangat berhasrat bermain dengan Persiba. Dan ia berharap, waktunya setelah Idul fitri.
“Kami sekarang tidak memiliki agenda selain berlatih. Semifinal Liga Jatim baru akan digelar pada 18 September. Jadi kami masih punya waktu luang untuk mempersiapkan diri sebelum babak empat besar itu, ” ujar Ekti.
Hasrat besar Ekti membawa tim berjulukan Macan Dahan itu ke Balikpapan lantaran selama ini timnya belum sekalipun bermain di wilayah Kaltim. Hingga promosi ke Divisi Utama, timnya bisa dibilang nomaden alias selalu berpindah-pindah home base. Bahkan untuk musim ini pun, timnya akan memilih bermain di Pulau Jawa mengingat infrastruktur di Kutai Barat yang belum memungkinkan menggelar laga kandang.
“Kalau main di Balikpapan, saya yakin masyarakat Kutai Barat bisa punya kesempatan menonton langsung timnya bermain. Paling tidak kami punya upaya mendekatkan tim ini pada suporternya, ” tutur Ekti.
Keinginan Persikubar ternyata mendapat sambutan hangat dari manajemen Persiba. Manajer Jamal Al Rasyid mengaku sangat terbuka dengan agenda itu. Apalagi menyusul hasil di IIC, ia memiliki satu kesimpulan jika timnya masih kurang padu lantaran minimnya uji tanding.
“Saya pikir Persikubar bukan tim sembarangan. Mereka bisa lolos ke semifinal Liga Jatim itu membuktikan mereka punya potensi. Apalagi di kompetisi itu juga banyak tim Superliga,” ujarnya.
“Kalau waktunya setelah lebaran, kami punya waktu sekitar dua minggu sebelum kompetisi dimulai. Itu waktu yang tepat untuk uji coba dan mengukur kesiapan terakhir tim,” imbuh Jamal.
Kemarin, setelah Persiba gagal melaju ke final IIC, rombongan sudah kembali ke Balikpapan. Rencananya hari ini latihan akan kembali digelar di Lapangan Chevron mulai pukul 16.30 Wita.
Sementara itu, pelatih Junaidi mengatakan sebelum libur Lebaran nanti masih ada waktu latihan 5 kali lagi. Itu akan dimanfaatkan semaksimal mungkin menutupi kelemahan yang terlihat di IIC. Salah satunya adalah masalah fisik. Tapi, soal ini, Bang Jun, begitu ia biasa disapa, tak ingin terlalu memaksakan. Sebab saat ini sebagian besar pemain masih berpuasa. “ Persiapan untuk ISL harus dimatangkan dari sekarang. Kegagalan di IIC akan menjadi pelajaran yang sangat berharga. Saya yakin, kegagalan itu akan melecut semangat pasukannya untuk menghadapi ISL, ” tutur mantan pelatih Persijap Jepara itu.
Support By : Balikpapaner's
0 komentar:
Posting Komentar