WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Jumat, 29 Oktober 2010

Kinerja Junaidi Mulai Dipertanyakan

Posted by Andikawap Production On Jumat, Oktober 29, 2010 No comments

 Di matchday keenamnya pada Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, tim Persiba Balikpapan nyaris menuai aib di kandang sendiri. Beruntung Persiba terselamatkan oleh penalti yang diceploskan Robertino Pugliara di masa injury time 90+5. Keputusan wasit Jerry Elly (Bogor) memberikan penalti itu, dianggap kontroversial oleh kubu Bontang FC (BFC).


Akibat penalti itu, hasil pertandingan pun berakhir imbang 1-1. Tuan rumah Persiba sempat tertinggal lebih dulu di menit 20 lewat gol Kenji Adachihara. Kubu BFC merasa kemenangan mereka dirampok wasit. Protes pun dilayangkan ke PSSI. “Kemenangan kami yang sudah di depan mata, dirampok wasit. Ini pertandingan yang sangat-sangat tidak wajar.


Bontang dan Persiba adalah tim bersaudara, tapi dengan hasil yang demikian tentunya sangat merugikan kami,” ujar Fachri Husaini, pelatih Bontang FC. Meski lewat gol penyama di ujung pertandingan tersebut berhasil menyelamatkan Persiba dari kekalahan, namun sorotan masyarakat pecinta Persiba pun mulai mengarah kepada pelatih kepala Persiba, Junaidi.


Tak ayal yel-yel yang berbunyi untuk mengganti Junaidi pun berkumandang saat pertandingan memasuki pertengahan babak kedua dan jelang akhir pertandingan. Menyikapi hal tersebut, Junaidi tampak cukup memahami keinganan para supporter tersebut. “Sebagai putra daerah, saya juga berkeinginan yang sama bagaimana Persiba mampu berprestasi lebih baik.


Karena itu, saya menilai wajar apa yang disuarakan supporter agar saya mundur,” ujar Junaidi. Tapi, secara profesional, walau harus menerima desakan mundur dari sebagian suporter, Junaidi mengembalikan keputusan tersebut kepada manajemen Persiba. “Saya harus tetap menyikapinya secara profesional, apakah saya harus mundur atau tidak. Saya rasa keinginan tersebut wajar, tapi tentunya ada mekanisme untuk itu.


Yang jelas saya akan menerima dan siap dengan keputusan manajemen Persiba jika saya terpaksa diminta mundur,” bebernya. Menurut Junaidi, sebagai pelatih dirinya sudah melakukan yang terbaik kepada anak asuhnya. Hanya saja dirinya memang merasa kebingungan mengapa pemainnya kerap mengalami kebuntuan meski banyak memiliki peluang. “Jika bicara soal strategi saya rasa tidak ada salahnya.


Meski ada beberapa pemain seperti Kim Young Hee yang kami alihkan posisinya. Hanya saja memang mental dan motivasi pemain kami belum seperti yang kami harapkan,” tegasnya. “Saya sudah terapkan dan tegaskan kepada pemain agar mau bermain dengan gaya Persiba sesungguhnya dengan sentuhan bola dari kaki ke kaki. Tapi kita lihat semua, pola itu tidak berjalan di lapangan,” sambung Junaidi.


Menghadapi Persisam Putra Samarinda pada Minggu (31/10) nanti, Junaidi pun harus memeras otak bagaimana hasil buruk dari Bontang FC tersebut tidak terulang. “Saya harus evaluasi secepatnya karena Persisam tim yang lebih berat lagi. Bagaimana pun ini menjadi pekerjaan rumah yang berat,” tandas Junaidi yang musim lalu menukangi Persijap Jepara.(afk)












0 komentar:

Posting Komentar