WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Rabu, 24 November 2010

Bang Jun: Fisik Tak Bisa di Hindari

Posted by Andikawap Production On Rabu, November 24, 2010 No comments

BALIKPAPAN – Arsitek Persiba Junaidi tak mau menyalahkan keadaan. Tapi, faktor kelelahan tak bisa dihindari. Pemainnya hanya punya waktu 1 hari untuk recovery setelah laga berat melawan Persiwa Wamena. Tim yang diturunkan hari ini merupakan pemain utama. Setelah bermain luar biasa melawan Persiwa, fisik semua pemainnya kedodoran.


“Saya tak ingin menjadikan ini sebagai alasan. Tapi kalian semua (wartawan, Red.) pasti merasakan sendiri. Waktu pemulihan hanya 1 hari. Kami berlatih ringan sekali dan langsung main hari ini. Bayangkan sendiri,” kata Bang Jun – panggilan akrab Junaidi kemarin.
Menurut Bang Jun, para pemain yang diturunkan hari ini merupakan the winning team. Ini juga tim yang bermain sangat bagus ketika melawan Persiwa Wamena. Namun, setelah bermain habis-habisan melawan Persiwa, fisik seluruh pemainnya kedodoran. Akibatnya, mereka bermain tak maksimal hari ini dan permainan tim jauh menurun.
“Fisik tak bisa dihindari. Semua pemain kelelahan. Saya masih bisa menoleransi kalau turunnya permainan hanya 10 persen. Tapi ini turunnya jauh sekali. Tak ada aliran bola tik tak dari kaki ke kaki. Semua lini tidak jalan,” kata Junaidi.
Lantas, kenapa tidak ada rotasi pemain? Junaidi menuturkan, dia juga ingin melakukan rotasi. Namun, dia juga ingin mengulang kembali permainan indah ketika melawan Persiwa. Kalau misalnya dia melakukan rotasi, ada lagi anggapan-anggapan muncul bahwa dirinya mengutak-atik formasi tim yang sudah baku.
Jadi, dia tetap menurunkan the winning team. Tapi dengan syarat, kalau ada apa-apa selama pertandingan, pergantian akan dilakukan dengan cepat. Sultan Samma ditarik di babak pertama, lalu di awal babak kedua, Rusdiansyah juga ditarik dan digantikan Mahrus Bahtiar. Kim Yong Hee yang fisiknya kedodoran dikeluarkan juga. Asri Akbar masuk. Serangan sudah dilakukan secara sporadis. Tapi, Semen Padang menerapkan strategi bertahan dengan sangat baik.
“Saya ingin menang di semua pertandingan. Anak-anak juga saya minta untuk bermain penuh semangat dan memberikan 100 persen. Tapi, di lapangan semuanya sulit dikontrol,” tuturnya.
Junaidi melanjutkan, cuaca yang panas juga bisa menjadi penyebab. Tenaga para pemainnya cepat terkuras. Di awal-awal babak pertama, para pemainnya seperti malas bergerak. Ditambah lagi Semen Padang mencetak gol cepat. Mental mereka menjadi down.(afk)















0 komentar:

Posting Komentar