BALIKPAPAN—Derby Kaltim Persiba Balikpapan vs Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/11bebrapa waktu lalu, menyisakan cerita pahit . Kehadiran kelompok suporter tamu menjadi penyebab gesekan dengan penonton yang ada di tribun di akhir laga. Kericuhan itu terjadi usai wasit Mardi meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Kecewa timnya menuai hasil mengecewakan, Pusamania, julukan fans Persisam yang datang ke stadion dengan kekuatan 700 suporter di sisi barat melakukan provokasi hingga memicu emosi supporter tuan rumah. Imbasnya berbuntut ricuh. Hujan batu terjadi imbasnya salah satu supporter Persisam mengalami luka dibagian kepala.
Pusamania juga membalas lemparan batu. Khawatir gesekan makin meluas, panitia bersama aparat keamanan berkekuatan 300 personil berusaha meredakan situasi dengan langkah meminta Pusamania ke tengan stadion.
Ketua Panpel Persiba Kolonel (CHK) Rahmadi menuturkan, ini hanya kesalahpahaman. Pelemparan ke tribun supporter Persisam dilakukan bukan oleh supporter Persiba.
Melainkan oleh penonton iseng yang duduk di tribun tertutup. Situasi panas sudah terjadi saat pertandingan berlangsung. Antara supporter Persisam dengan penonton di tribun tertutup saling jawab-jawaban lagu. Ketika kelompok supporter Persisam menyanyikan lagu, para penonton di tribun tertutup juga menyanyikan lagu, mengikuti irama supporter Persisam tetapi liriknya diubah.
Nah, saling berbalas lagu itu kemudian berujung pada saling lempar batu. Posisi penonton di tribun tertutup berada lebih tinggi, . Itulah yang kemudian menyulut keributan. “Tapi keributan tak sampai meluas. Anggota berhasil meredamnya,” kata Rahmadi saat itu.
Buntut dari kejadian tersebut Panpel ISL Persiba dihukum denda Rp 10 juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Surat keputusan Komdis sudah diterima oleh Panpel Persiba.
Sekretaris Umum Persiba Irfan Taufik menuturkan, pihaknya memang sudah menerima surat pemberitahuan PSSI. Namun, tidak ada pemberitahuan bahwa PSSI meminta perwakilan Panpel Persiba untuk datang. Di dalam surat tersebut hanya disebutkan bahwa Persiba mesti membayar denda karena petasan dan ketegangan di akhir pertandingan.(qra/noq/ad-2)
0 komentar:
Posting Komentar