WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Minggu, 28 November 2010

Kim Berharap Korea Damai

Posted by Andikawap Production On Minggu, November 28, 2010 No comments

BALIKPAPAN- Memanasnya konflik  di semenanjung Korea yang melibatkan dua negara bertetangga Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) memang cukup mengkhawatirkan. Tidak hanya waspada akan dampaknya pada perekonomian dunia, tapi hampir semua sektor pun turut terancam.


Demikian pula halnya bagi dunia olahraga. Ketika PSSI membuka pintu bagi pemain-pemain asing Asia untuk turut ambil bagian pada kompetisi Indonesia Super League (ISL), mulai bermunculan bintang-bintang lapangan hijau asal Negeri Ginseng -sebutan Korea-  yang diminati banyak klub tanah air, termasuk Persiba Balikpapan.
Ya, Kim Yoong Hee yang didatangkan melalui agen pemain Indobola Mandiri menjadi pemain Korsel pertama yang berkostum Persiba sejak paro musim ISL 2009/2010 lalu.  Performa apik yang diperlihatkan Kim, membuat manajemen Beruang Madu -julukan Persiba- kembali memberi kepercayaan kepada midfielder berkepala plontos tersebut untuk kembali mengenakan kostum biru Persiba di musim 2010/2011 ini.
“Kim pemain yang memiliki tingkat disiplin dan tanggung jawab yang tinggi ketika di lapangan.  Dan itu juga terlihat dari performanya selama pertandingan. Karenanya kami masih memberi kepercayaan kepada Kim untuk kembali membela Persiba di musim ini,“ tegas H. Syahril HM Taher, Ketua Umum Persiba.
Sosok Kim cukup berperan bagi kekuatan Persiba. “Saya selalu ingin tampil konsisten bersama Persiba dalam setiap pertandingan. Meski saya kerap cedera akibat lawan, tapi pada dasarnya saya selalu ingin membela Persiba bersama teman-teman yang lain,“ kata Kim.
Loyalitas Kim untuk Persiba memang tidak perlu diragukan. Tapi kepatuhan dan kecintaan kepada kedua orang tua dan negaranya pun terpatri dalam dirinya, meski harus berkompetisi jauh dari negaranya.
Nah, bersamaan dengan memanasnya konflik  di Korea yang semakin memanas, tepat ketika timnya Persiba menjamu Semen Padang pada Selasa (23/11) lalu, membuat pikiran Kim bagai berada di dua sisi mata uang. Dimana dirinya sebagai pemain profesional harus mengikuti kompetisi yang dilakoni Persiba, dan di satu sisi dirinya pun harus pulang melihat langsung keadaan negaranya serta kondisi keluarga yang ditinggalkannya.
“Saya sangat tidak suka dengan peperangan. Saya sangat sedih mendengar perang. Apalagi sekarang kondisi itu mengancam negara saya. Semoga ini tidak berlanjut dan saya berharap tercipta perdamaian,“ kata Kim. “Saya harus tetap profesional, mungkin waktunya sama dengan Persiba bertanding, karena itu saya harus konsentrasi bermain untuk Persiba, dan kemudian pulang ke Korea,“ sambung Kim melalui pesan singkatnya.
Kim sendiri memang tidak butuh lama untuk pulang ke negaranya. Seusai membela Persiba ketika bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang, dari stadion Kim pun langsung menuju Bandara Sepinggan kemudian terbang ke Seoul, Korsel.
Kampung halaman Kim Yoong Hee sebenarnya jauh dari lokasi konflik. Untuk menuju kediaman Kim, butuh waktu 2 jam perjalanan darat dari kota Seoul. “Saya senang sudah bisa bertemu keluarga, mereka semua baik-baik saja. Demikian juga kondisi negara saya, semoga saja semua berakhir dengan baik,“ tegas anak kedua dari dua bersaudara ini.
Kim sendiri tampaknya tidak ingin berlama-lama berada di Korsel, mengingat dirinya memiliki kewajiban untuk kembali memperkuat Persiba yang akan memulai latihan pada 1 Desember mendatang.  “Saya harus lihat dalam beberapa hari ini kondisi di sini. Jika semua tidak ada masalah, saya mungkin segera ke Indonesia untuk bergabung lagi bersama Persiba. Mungkin tanggal 1 Desember saya sudah ke Indonesia,“ pungkasnya.(san)















0 komentar:

Posting Komentar