BALIKPAPAN – Adanya kritikan terhadap kepemimpinan Junaidi sebagai Pelatih Kepala Tim Persiba, kembali mendapat tanggapan dari sejumlah Persiba Mania. Melalui pesan singkat (SMS) yang dikirim kepadaBalikpapan Pos, kemarin, mereka meminta peran asisten pelatih dalam memberikan dukungan moril kepada pelatih dan para pemain cukup penting sehingga tim Persiba bisa mencuri poin dalam setiap pertandingan.
“Asisten pelatih kan bagian dari tim jangan tinggal diam dong karena apabila persiba terpuruk asisten pelatih juga turut bertanggung jawab begitu juga dengan pengurus. Jadi jangan hanya pelatih yang disalahkan,”ujar Amir Hamzah Persibamania dari Sepinggan kepada Balikpapan Pos Rabu (17/11) kemarin.
Amir mengatakan, buat apa ada dua asisten pelatih plus pelatih gawang tetapi perannya tidak terlihat dalam mengangkat prestasi tim. Karena Ia menilai dibanding ISL 2009/2010, materi pemain Persiba ISL 2010/2011 ini lebih bagus. “Kalau dulu rata-rata pemainya minim pengalaman di ISL, hanya Robertino dan Julio Lopez yang terkenal.
Tapi saat ini ada top skor Aldo Barreto, Khairul Amri timnas Singapura serta pemain-pemain yang telah punya pengalaman ikut seleksi dan masuk timnas seperti Markus Bahtiar, Donny Siregar, Eddy Gunawan, Sultan Samma, I Made Wirawan, Erik Setiawan,M.Bahtiar serta Dwi Joko,”tutur Amir. Hal yang sama diungkapkan Bambang Hendratmo Persibamania dari Prapatan.
Ia mengaku melihat materi pemain Persiba saat ini, dirinya masih optimis bahwa Mijo Dadic dan kawan-kawan masih punya peluang untuk berada di papan atas ISL. Tapi, dengan catatan terus melakukan evaluasi beberapa kelemahan dalam setiap pertandingan untuk mendongkrak posisi di klasemen ISL 2010/2011. “Saya berharap dua laga kandang masing-masing melawan Persiwa Wamena (20/11) dan Semen Padang (23/11) bisa disapu bersih,”ujar Bambang.
Sementara itu, salah satu asisten pelatih Persiba Otnel Udan mengaku selalu memberikan suport kepada pelatih Junaidi dan para pemain agar tetap semangat dalam setiap pertandingan. “Saya kira tidak benar apabila asisten pelatih tidak memberikan dukungan moril kepada pelatih, karena kami juga stress kenapa Persiba banyak peluang dalam tur Jawa Timur, kok susah betul cetak gol,” keluh Otnel, kemarin.
Menurut Otnel, dirinya bersama pelatih kepala Junaidi langsung melakukan evaluasi mengapa pemainnya sulit untuk mencetak gol. “Kami tidak bisa menyalahkan pemain tapi kami langsung melakukan evaluasi kekurangan yang ada di dalam tim,” kata Otnel.
Lalu bagaimana persiapan menghadapi dua partai kandang melawan Persiwa Wamena dan Semen Padang? Otnel mengaku, peluang untuk memperoleh nilai sempurna cukup besar karena Persiba bermain di kandang. “Kalau untuk Persiwa, permainannya agak menurun, tidak seperti musim lalu. Tapi kami tidak boleh anggap remeh. Sedangkan untuk Semen Padang, pemainnya kami belum tahu pasti, karena tim baru di ISL.
Namun peluang menang untuk kami tetap ada,”terang Otnel. Untuk itu, Otnel berharap Persibamania dapat memberikan dukungan kepada tim Persiba saat melawan Persiwa. Karena pertandingan kandang ini kesempatan kepada kelompok suporter di Balikpapan menunjukkan aksinya kepada penonton di seluruh tanah air, karena laga ini akan disiarkan secara langsung oleh antv pukul 19.30 Wita.
“Saya kira dalam partai kandang melawan Persiwa merupakan kesempatan bagi PFC dan Balistik untuk melakukan aksi bahwa mereka tidak kalah dengan Aremania (Arema Malang), LA Mania (Persela Lamongan), The Jakmania (Persija Jakarta) dan yang lainnya,” saran Otnel. Rencananya sore ini, kata Otnel, tim Persiba kembali melakukan latihan rutin di Stadion Persiba pukul 16.00 Wita.(afk)
0 komentar:
Posting Komentar