SURABAYA - Setelah diliburkan sehari, 21 pemain Persiba yang kini bermarkas di Surabaya sebagai tempat persiapan menantang Deltras Sidoarjo, Sabtu (13/11) mendatang, kemarin kembali berlatih di lapangan sepak bola TNI AL, Tanjung Perak, Surabaya. Latihan ringan difokuskan untuk mempercepat recovery setelah tenaga pemain terkuras saat melawan Persela Lamongan, Minggu (7/11) lalu.
Dalam latihan kemarin, tampak Ahmad Mahrus Bachtiar, atau yang biasa disapa Beong, sudah terlihat dalam barisan pemain Persiba. Beong didatangkan sebagai upaya menambal kekuatan lini belakang yang keropos karena ditinggal Erik Setiawan yang dibekap cedera di area bawah lutut kiri.
Meski demikian, Junaidi belum bisa menentukan Beong akan masuk untuk menggantikan Erik. Karena masih ada kemungkinan mantan pelatih Persijap itu akan mengubah formasi permainan, dengan menambah satu striker. Artinya, di lini tengah, sebagai tempat yang diisi Erik, kemungkinan akan terkurangi. Bisa jadi nama Asri Akbar masuk untuk menggantikan Kim Yong-hee, yang absen terkena akumulasi kartu kuning. “Belum bisa kita tentukan, masih kita lihat perkembangan nanti,” ungkapnya.
Sementara pada latihan kemarin, Junaidi banyak memberikan porsi latihan passing, heading, dan game. “Sementara ini latihan difokuskan untuk recovery,” ucap Bang Jun, sapaan Junaidi.
Porsi latihan yang diberikan beragam, mulai latihan fisik hingga pemantapan strategi permainan. Waktu bagi Persiba untuk menyiapkan komposisi terbaik memang masih cukup terbuka. Karena itulah, dalam 3 hari ke depan, Bang Jun akan melakukan latihan dengan porsi yang cukup bervariasi. “Kalau misalnya hari ini (kemarin,Red.) cukup berat, besok kita kurangi. Kita buat selang-seling,” tuturnya.
Untuk menghadapi Deltras, Bang Jun akan kembali menggunakan formasi 3-4-3. Di lini depan, pulihnya Amri akan menjadi jaminan kekuatan barisan tukang gedor Persiba. Ia akan ditandemkan dengan duo Sultan Samma-Aldo Barreto.
“Kalau di Persela lalu, pertarungan di lapangan tengah bisa kita menangkan, tapi risikonya penyelesaian akhir kurang. Nah, inilah yang akan dibaiki untuk lawan Sidoarjo,” tuturnya.
Meski sebenarnya Aldo Barreto yang dijadikan target utama dari tiga striker itu memiliki feeling lebih baik ketika memainkan pola 3-5-2 karena memiliki ruang gerak yang lebih besar, namun Junaidi memiliki pertimbangan lain. Ketajaman trio Aldo-Sultan-Amri sudah terbukti. Sejauh ini, ketiganya sudah menyumbang 5 dari 10 gol Persiba.
Hanya saja, pilihan menggunakan pola 3-4-3 itu terbukti menjadi pembelok arah jalan Junaidi yang sebelumnya akan melakukan pola lebih bertahan saat berlaga di kandang lawan. Bahkan pola 3-5-2 yang diterapkan di Lamongan sejatinya memiliki karakter bertahan dengan 5 pemain bertipe bertahan. Selain trio Mijo Dadic, Muhammadan dan Rusdiansyah, kehadiran Erik Setiawan dan Dwi Joko di kedua sayap, sejatinya untuk memeperkuat pertahanan. Namun itu berubah setelah Persiba ketinggalan di menit-menit awal dan Erik Setiawan mengalami cedera dan digantikan Eddy Gunawan. (afk)

0 komentar:
Posting Komentar