BALIKPAPAN-Tim Persiba Balikpapan benar-benar membuktikan janjinya tampil agresif dan meraih poin penuh ketika menghadapi tim Persiwa Wamena pada laga lanjutan Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di depan publiknya sendiri.
Skuad Beruang Madu -julukan Pesiba- yang haus akan kemenangan usai kalah secara beruntun di dua laga tandang sebelumnya, Sabtu (20/11) kemarin berhasil menuntaskan dahaga kemenangan dengan membungkam tamunya Persiwa dengan skor telak 4-0 (3-0).
Kemenangan besar untuk pertama kalinya ditorehkan Persiba pada musim kompetisi Superliga kali ini, kemarin berhasil diciptakan Aldo Barreto dengan dua golnya masing-masing pada menit 1’ dan 30’, Robertino Pugliara (16’) serta gol penutup dipersembahkan oleh Khairul Amri pada menit ke 82.
Kemenangan fantastis Beruang Madu dari tamunya Persiwa memang tidak hanya sekadar membayar dahaga akan kemenangan, sekaligus menjawab ketidakberuntungan Persiba dalam beberapa laga sebelumnya. Tapi hasil ini semakin sempurna dengan keberhasilan striker andalannya Aldo Barreto yang berhasil memecah kebuntuannya dengan dua gol serta satu assistnya pada kemenangan timnya kemarin.
The Highlander -julukan lain Persiwa-, yang dalam beberapa pertemuan terakhirnya kerap menyulitkan Beruang Madu sekalipun di kandang sendiri. Tapi tidak demikian dengan laga yang berlangsung secara live di ANTV kemarin malam tersebut.
Junaidi yang menginsturksikan permainan cepat berhasil direalisasikan skuadnya. Kick off baru berlangsung satu menit, umpan jauh Kairul Amri berhasil disambut oleh winger Dwi Joko di sektor kiri pertahanan Persiwa. Tendangan keras mendatar Dwi Joko membentur tiang gawang , melihat bola robound langsung disosor oleh Aldo Barreto. Tendangan kerasnya kali ini tidak mampu dibendung oleh kipper Persiwa Galih Firmansyah.
Gol Aldo Barrto ini tidak hanya sekedar menjadi membawa keunggulan 1-0 bagi timnya Persiba, namun gol ini sekaligus menjadi gol tercepat pada musim ISL 2010/2011 ini setidaknya hingga pekan ke 10.
Keunggulan 1-0, semakin memacu semangat anak-anak Beruang Madu untuk membombardir barisan pertahanan Laskar Lembah Baliem yang kemarin dimotori oleh libero Sasa Sacevic. Tidak butuh lama bagi Persiba yang sedang on fire untuk memperbesar keunggulannya. Umpan jauh dari lini tengah oleh Rusdiansyah “Aco” berhasil disambut dengan baik oleh Aldo.
Melihat posisi playmaker Robertino lebih leluasa, dengan sekali kontrol Aldo yang berhasil menguasai bola langsung menyodorkan kepada playmaker asal Argentina tersebut. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Robertino berhasil memperbesar keunggulan Persiba menjadi 2-0.
Seakan ingin menjawab keraguan dan kritikan publik Persibamania, peraih top skor musim lalu, Aldo Barreto kembali membuktikan diri sebagai striker yang haus gol. Kali ini lewat sundulan dahsyatnya pada menit ke 30, memanfaatkan umpan silang Robertino Pugliara dari sektor kanan pertahanan Persiwa, Aldo langsung menyambut dengan tandukan kerasnya dan untuk ketiga kalinya gawang persiwa bergetar.
Pesta gol Beruang Madu ke gawang Persiwa Wamena ini belum terhenti hingga berakhirnya babak pertama. Di babak kedua, Junaidi yang menginstruksikan anak asuhnya untuk sedikit memperlambat irama permainan timnya. Dengan terus memperkuat pertahanan timnya dan mengandalkan serangan balik. Pada menit ke 82 giliran striker asal Singapura, Khairul Amri sukses melengkapi kemenangan besar 4-0 Persiba dari Persiwa.
Gol panutup Persiba ke gawang Persiwa tersebut lahir setelah tendangan Aldo yang hanya berhadapan dengan kipper masih berhasil diblok oleh Galih Firmansyah. Melihat bola muntah, Amri pun langsung menyosor dan mengkonversinya menjadi gol sekaligus memastikan kemenangan besar timnya pada musim ini.
“Ini hasil kerja keras semua pemain kami. Usai kekalahan beruntun di laga tandang lalu, anak-anak sangat termotivasi untuk bangkit dan memberikan kemenangan. Alhamdulilla motivasi itu berhasil kami wujudkan dengan kemenangan dari Persiwa ini,” tegas Junaidi pada jumpa pers kemarin.
Menurut Junaidi, penggawa Beruang Madu benar-benar mampu menerjemahkan apa yang diinstruksikannya Permainan agresif serta tekad membukukan gol cepat terbukti. “Permainan cepat dan memanfaatkan peluang gol secepatnya memag sangat kami harap. Untunglah dari motivasi untuk menang tersebut anak-anak sangat terpacu, hasilnya buah kerja keras di lapangan mampu diwujudkan,” terangnya.
Permainan menyerang dan menciptakan gol secepatanya menurut Junaidi memang salah satu strategi untuk meredam agresifitas Persiwa yang juga selalu tampil menyerang. “Di babak pertama pemain memang mampu tampil dominan dengan agresifitasnya, pada babak kedua sengaja kami menurunkan tempo mengingat kondisi fisik pemain kami mulai menurun. Tapi demikian saya juga perintahkan lini belakang untuk tetap fokus hasilnya cukup memuaskan,” tandas -Bang Jun- sapaan karib Junaidi.
Sementara itu pelatih Persiwa, Suharno mengaku takjub dengan permainan cepat Persiba. “Saya harus akui Persiba sangat dominan pada babak pertama. Terlebih kami dikejutkan dengan gol cepat mereka. Tapi saya puas karena pada laga ini saya banyak mengandalkan talenta muda,” katanya.
“Tapi di babak kedua meski kami tertinggal, permainan tim kami lebih baik lagi. Terbukti Persiba hanya mampu menambah satu gol, dan kami juga cukup banyak peluang. Secara keseluruhan laga ini berlangsung sangat menarik kedua tim tampil terbuka dan ini menjadi pelajaran bagi pemain kami, sukses buat Bang Jun ,” tandas Suharno yang akrab dengan wartawan ini sembari berkelakar.(afk)
Susunan Pemain
PERSIBA : (3-4-3) :15-I Made Wirawan (g), 20-Mijo Dadic (c) 26-Rusdiansyah, 28-Muhammadan , 45- Erik Setiawan, 10-Robertino Pugliara, 8- Kim Young Hee , 71- Dwi Joko/16-Edy Gunawan (73’),22-Sultan Samma/6-Asri Akbar (69’), 9- Khairul Amri, 17- Aldo Barreto.
Cadangan :24-Galih Sudaryono (g) 5-Absor Fauzi, 32-A. Makhrus Bahtiar, 27-Donny F. Siregar, 16-Edy Gunawan, 6- Asri Akbar, 87- Eki Nurhakim,
Manajer : Ir. Jamal Al Rasyid MM
Pelatih :Junaidi
Persiwa (4-4-2) :20-Galih Firmansyah, 5-Sasa Zecevic, 27-Firli Apriansyah, 18-Alexander Yarangga/15-Isak Konon (45+), 3-Joko Kuspito, 22-Supriadi, 14-Yesaya Desnam, 6- Daniel Mitwali/10-Pieer Romaropen, 17- Ferdinand Sinaga, 23-Imanuel Padwa, 24-Boakay Eddie Foday
Cadangan :32- David Ariyanto, 2-Fransiskus ISak Huby, 19-Fred Ferdinando Mote, 15-Isak Konon, 16-Septianus Alua, 26-Alan Aronggear, 10-Pieter Romaropen.
Asisten Manajer :Agus Santoso
Palatih :Suharno

0 komentar:
Posting Komentar