BALIKPAPAN-Komentar pelatih Tim Nasional Singapura Radojko Avramovic yang menilai hasil imbang 1-1 ketika timnya bertemu dengan Filipina, salah satu penyebabnya adalah akibat banyaknya pemain mereka yang memperkuat klub di Indonesia.
Pelatih berkebangsaan Serbia tersebut menilai banyaknya penggawa The Lion -julukan Timnas Singapura- berlaga di kompetisi Indonesia berdampak negatif pada performance tim Singapura. Akibatnya hasil kurang memuaskan dengan ditahan imbang 1-1 pun harus dialami Noh Alam Shah dan kawan-kawan di laga perdana Piala AFF 2010.
Komentar tersebut membuat pelatih Persiba Junaidi angkat bicara. Bang Jun –sapaan akrab Junaidi- tidak sependapat dengan apa yang diungkapkan oleh Radojko Avramovic. “Selama ini semua pemain asing termasuk asal Singapura berkualitas bagus, dan penampilan mereka juga bagus. Porsi latihan yang mereka (pemain) terima di klub di Indonesia ini sangat baik,” kata Junaidi.
“Jadi tidak ada alasan pelatih mereka berbicara demikian. Mungkin saja turunnya performance pemain mereka saat piala AFF, karena minimnya persiapan. Sehingga berdampak pada organisasi dan kerjasama di lapangan,” sambung Bang Jun.
Junaidi mengakui kualitas pemain Singapura yang bermain di Indonesia cukup bagus, termasuk Khairul Amri yang di musim Indonesian Super League (ISL) 2010/2011 ini berkostum Persiba. “Jika karena persiapan timnas Singapura terbilang minim, wajar saja jika hasil mereka kurang memuaskan saat bertemu Filipina,” tandas Junaidi.
PadaPiala AFF 2010ini sebanyak delapanpengawa Timnas Singapura juga merupakan pemain-pemain yang berlaga di ISL.Kedelapan pemain tersebut adalah Baihakki Khaizan dan Sharil Ishak (PersibBandung), Precious Emuejeraye, Agu Casmir (Persija), Noh Alam Shah, M Ridhuan (Arema), M Fahrudin (Persela), dan M Khairul Amri (Persiba).(san)

0 komentar:
Posting Komentar