Menurut Jamal Al Rasyid, tak seluruhnya tim Arema Malang yang turun masih berusia 21 tahun ke bawah. Ada beberapa pemain senior yang juga dipastikan turun di partai pamungkas tersebut. Kalau timnya sampai lengah, kejadian seperti di laga pertama akan terjadi lagi.
“Arema Malang tetaplah tim kuat. Kita juga tak akan mau kalah. Meski hanya ekshibisi, tapi saya minta supaya semuanya fight,” tutur Jamal.
Jamal melanjutkan, dia melihat bahwa kerja sama tim sudah berjalan baik saat timnya bertemu Gelora Paguntaka kemarin. Koordinasi antar lini juga berlangsung dengan lancar. Tidak ada masalah. Yang paling penting, fisik para pemainnya sudah jauh lebih baik dibanding saat kompetisi Indonesia Super Liga (ISL) baru diputar.
“Saat bertemu Persija, anak-anak masih terlihat kaku. Aliran bola tersendar-sendat. Ya, wajar saja mereka 1 bulan tak bermain secara tim. Nah, tadi saya lihat sudah jauh lebih baik. Mereka bermain dengan sangat baik,” kata Jamal lagi.
Jamal melanjutkan, timnya akan kembali ke Balikpapan tanggal 29 Desember. Penutupan turnamen dihelat usai pertandingan terakhir antara Persiba v Arema Malang. Dia berharap timnya bisa menyuguhkan permainan yang indah, sekaligus kemenangan untuk seluruh pendukung Persiba.
“Walau hanya turnamen ekshibisi, ada gengsi daerah di pertandingan tersebut,” ucap Jamal.(qra)
0 komentar:
Posting Komentar