KHAIRUL Amri bukan satu-satunya pemain yang tak bisa turun di Ekshibisi Paguntaka di Tarakan. Penjaga gawang utama I Made Wirawan juga masih menjalani therapy.
penyembuhan cedera pahanya. Kemungkinan, dia tidak bisa dimainkan selama laga uji coba tersebut.
Made sendiri menyerahkan semua keputusan kepada pelatih. Saat ini, dirinya konsentrasi untuk menyembuhkan rasa sakit di pahanya itu. Dia terus berusaha untuk untuk menghilangkan rasa sakit itu. Dia melakukan fitness untuk membuat pahanya lebih kuat.
Made didera cidera saat derby panas melawan Persisam Samarinda. Saat berusaha mengamankan bola, dia berbenturan dengan salah seorang pemain Persisam. Di partai terakhir melawan Semen Padang, sebelum libur kompetisi, Galih Sudaryono menggantikan Made di bawah mistar gawang.
Pelatih Persiba Junaidi mengakui kondisi Made sedang tidak fit. Dia tak diikutkan dalam program latihan fisik. Made diminta fokus menyembuhkan cidera pahanya. Namun, begitu sembuh nanti, Made akan mengejar ketertinggalannya.
Bang Jun –sapaan akrab Junaidi – juga menambahkan, bahwa Ekshibisi Paguntaka ini adalah ajang bagi pemain non reguler untuk membuktikan diri. Dia akan memberikan kesempatan para pemain yang duduk di bangku cadangan untuk tampil di turnamen tersebut. Dia juga ingin melihat kemampuan mereka nantinya. Ini merupakan tantangan. Kalau para pemain tersebut menunjukkan penampilan yang menjanjikan, tak menutup kemungkinan mereka akan dimainkan di kompetisi ISL.
Junaidi melanjutkan, dia memang melihat perkembangan yang bagus terhadap beberapa pemain yang sebelumnya tak pernah diturunkan. Stevanus Bungaran misalnya, pemain itu memperlihatkan grafik yang mengembirakan. Dia memiliki teknik yang cukup bagus. Hanya saja perlu dipoles dan mendapatkan banyak kesempatan bermain.(qra)

0 komentar:
Posting Komentar