Dari enam pemain Persiba yang mengalami cedera, empat di antaranya adalah pemain belakang. Mereka adalah I Made Wirawan (kiper), Rusdiansyah dan Ahmad Mahrus Bachtiar (stopper), Dwi Joko (sayap kanan), serta striker Khairul Amri dan Eki Nurhakim.
Bahkan demi menjaga kemungkinan lebih buruk, kiper Made Wirawan, Rusdiansyah, dan Eki Nurhakim tak diboyong dalam ekshibisi Paguntaka Cup 2010 yang berlangsung di Tarakan.
Selain ketiga pemain itu, Khairul Amri juga perlu penyembuhan di negaranya, Singapura. Amri mengalami cedera hamstring saat berlaga untuk Singapura di AFF Suzuki Cup 2010. Sementara AM Bachtiar dan Dwi Joko mengalami cedera ringan di bagian paha saat menjajal Persija di Tarakan, Kamis (23/12) lalu.
Karena itu, Bang Jun -sapaan akrab Junaidi- harus lebih berkonsentrasi memaksimalkan stok pemain belakang yang tersisa. Apalagi, waktu yang dimiliki jelang laga melawan Persipura di pentas ISL masih cukup panjang. “Waktu yang tersisa akan kami manfaatkan dengan baik untuk mencoba beberapa skema yang tepat dengan komposisi pemain yang ada,” ujar Bang Jun, kemarin.
Untunglah, kondisi pemain yang menghuni lini tengah Persiba, hampir semuanya dalam kondisi yang fit, seperti Robertino Pugliara, Donny Fernando Siregar, Asri Akbar, serta Kim Yong-hee. Sementara di lini depan, Bang Jun masih tetap akan memasang Aldo Barreto, Sultan Samma, dan Eka Santika.
Karena itu, Bang Jun tidak punya pilihan lain kecuali memperkuat lini tengah dan menambah daya dobrak. Skema 4-4-2 dinilai Bang Jun kurang cocok. Buktinya adalah kekalahan 0-3 dari Persija. Uji coba skema kembali dilakukan kala meladeni PS Gelora Putra Paguntaka, menjadi 3-5-2. Laga itu dimenangkan Persiba dengan skor 4-0.
“Sebenarnya, saya ingin banyak pola agar bisa digunakan dengan komposisi lawan yang dihadapi. Tapi, setelah kami coba 4-4-2 tidak berjalan dengan baik. Pemain lebih cocok dengan 3-5-2,” jelas Bang Jun.
Menurutnya, jika skema 4-4-2 menggunakan permainan pendek merapat dengan diselingi umpan panjang bervariasi tidak berjalan, maka beberapa pemain di pertahanan sering terlambat untuk mengatasi serangan lawan. “Jika menguasai bola pun kurang berani memanfaatkan lebar lapangan,” ujarnya.
“Setelah ekshibisi di Tarakan ini, akan kami perbaiki. Sebab di ISL tidak boleh lemah. Semua pemain harus bertanggung jawab dengan tugasnya masing-masing, tidak boleh bersantai,” tambah Bang Jun.
Di ekshibisi Paguntaka Cup 2010, Persiba masih menyisakan satu laga melawan Arema Indonesia U-21, Selasa (28/12) mendatang.(is)

0 komentar:
Posting Komentar