BALIKPAPAN – Persiba masih fokus menata fisik para pemainnya. Latihan kemarin di Stadion Persiba masih berisi materi meningkatkan fisik pemain. Coach Junaidi terus berusaha meningkatkan daya tahan dan kecepatan pemainnya. Namun dia sedikit merangkai dengan game-game yang melatih kecepatan kaki dan refleks pemainnya.
Selama masa libur kompetisi ini, praktis Bang Jun –sapaan akrab Junaidi– hanya menggenjot fisik pemainnya saja. Dia optimistis meningkatkan endurance pemainnya ke tingkat yang akan membuat timnya bisa menguasai pertandingan. Di awal-awal kompetisi, factor endurance pemain yang sangat kurang. Konsentrasi berkurang karena daya tahan tubuh pemain tak maksimal. Mobilisasi pemain jelas akan menurun jauh.
“Di awal latihan saya sudah memberikan porsi latihan untuk menambah endurance. Ini porsinya beda lagi, pemain dilatih untuk bergerak cepat,” kata Junaidi.
Endurancemerupakan daya tahan tubuh pemain. Bagaimana caranya meningkatkan stamina pemain sehingga dia bisa bertahan selama 2 X 45 menit berada di dalam lapangan. Tidak hanya sekadar bertahan. Tetapi, si pemain juga tetap freshmeski dia terus bergerak aktif di lapangan. Di awal kompetisi, endurance pemain Persiba tak bisa disebut bagus. Di babak kedua, sebagian besar pemain terlihat kolaps. Mereka tak mampu mengontrol permainan. Akibatnya, tim ini beberapa kali kebobolan di babak kedua, padahal sempat memimpin skor.
“Faktor endurance berperan sangat besar. Kalau pemain memiliki stamina yang bagus, dia bisa berpikir dengan baik di dalam lapangan. Berpikir bagaimana mencari ruang, mencari posisi dan mengatur serangan,” tuturnya.
Menurut Junaidi, saat ini endurance para pemainnya menunjukkan grafik yang cukup memuaskan. Beberapa orang memperlihatkan perbedaan stamina yang mencolok. Dia berharap, peningkatkan endurance itu dapat seiring dengan peningkatan permainan di lapangan dan kekompakan tim. Itu sebabnya dia juga menjadwalkan latihan khusus strategi tim.
Untuk persiapan mengikuti Ekshibisi Paguntaka di Tarakan, Junaidi tak ingin terlalu memaksakan timnya. Sekarang ini, dia ingin membentuk fisik pemainnya lebih dulu. Toh, laga di Tarakan dimaksudkan sebagai ajang uji coba. Karena bertitel sebagai ajang uji coba, maka langkah pertama inilah yang merupakan rangkaian utamanya. Jadi, turnamen tersebut merupakan uji coba dari hasil latihan fisik selama masa liburan ini.
“Ada dua tim yakni Arema dan Persija yang mengikuti turnamen itu. Ini merupakan saat yang bagus mengukur kekuatan melawan dua tim tersebut. Kebetulan sekali, kita belum bertemu mereka di paruh musim pertama ini,” sebutnya. (qra)

0 komentar:
Posting Komentar