BALIKPAPAN – Setelah mengikuti ekshibisi HUT ke-13 Kota Tarakan, 20 Desember hingga 28 Desember lalu, skuad Persibakemarin siang kembali ke Balikpapan, Rabu (29/12) kemarin. Namun tim Beruang Madu -julukan Persiba- tidak bisa santai, karena harus kembali berkonsentrasi menyongsong lanjutan Djarum-Indonesia Super League (Djarum-ISL).
Perubahan jadwal memang membuat Persiba baru akan berlaga pada 16 Januari, saat melawat ke kandang Persema Malang. Namun mundurnya klub berjulukan Laskar Ken Arok itu dari kancah Djarum-ISL, membuat jadwal terdekat Persiba adalah saat menantang Arema Indonesia, 19 Januari.
Sebelumnya, Persiba memiliki jadwal menjamu Persipura Jayapua pada 11 Januari, namun PT Liga Indonesia merevisi jadwal pertandingan menjadi 17 Februari.
Pelatih Persiba Junaidi bersama trio asisten pelatih Hariyadi, Otnel Udan, dan Hans Royer rencananya akan langsung menggenjot pemainnya di Stadion Persiba, Kamis (30/12) pagi ini. Kemudian pada Jumat (31/12) dan Sabtu (1/1), Persiba berlatih sore hari. Selanjutnya mulai Senin (3/1) latihan digelar pagi dan sorehari.
“Tidak ada waktu lagi,” ujar Bang Jun -sapaan akrab Junaidi- kemarin.
Menurut Bang Jun, ada beberapa agenda yang harus diraih untuk memperbaiki performa Persiba yang belum maksimal selama uji coba di Tarakan. “Yang jelas kami melihat ada beberapa kekurangan, dan akan segera membenahi kelemahan yang ada,” jelasnya.
Bang Jun mengungkapkan, ia belum melihat peningkatan performa pada anak asuhnya selama di Tarakan. Dari tiga laga, Persiba mengalami kekalahan 0-3 dari Persija (23/12), dan menang 4-0 atas Gelora Putra Paguntaka (24/12), serta melibas Arema Indonesia U-21 dengan skor 4-1 (28/12). Yang terlihat lumayan meningkat adalah hasil latihan fisik selama 10 hari, sebelum ke Tarakan.
“Sisi kekompakan merupakan kelemahan utama. Pemain masih kurang berimprovisasi, dan kurang koordinasi. Tapi, kami akan berusaha untuk memperbaiki di sisa waktu yang ada,” ujar Bang Jun.
Mantan pelatih Persijap Jepara itu mengaku, laga pembuka pascalibur panjang ISL kala melawat ke Malang tahun depan dinilainya sangat berat. Sebab, skuad Beruang Madu --julukan Persiba, kali ini tidak bisa menurunkan striker andalannya, Aldo Barreto yang absen karena akumulasi kartu kuning. Masalah diperparah dengan cederanya dua striker lain, Khairul Amri dan Eki Nurhakim. Bang Jun berharap keduanya sudah fit kala melawat ke Malang. “Saya harus bisa memanfaatkan striker yang ada,” katanya.
Praktis saat ini Bang Jun hanya punya Sultan Samma dan Eka Santika. Namun nama terakhir disebut, juga mengalami gangguan saat melakoni laga terakhir melawan Arema U-21 di Tarakan. Eka mengalami cedera di bagian lutut kanan.
“Absennya Aldo dan cederanya beberapa striker jelas menjadi kerugian. Tapi, saya tetap yakin, dan meminta pemain untuk menampilkan permainan terbaik. Apalagi bermain di hadapan publik sendiri, tentu akan ada motivasi lebih,” tambah Bang Jun. “Mudah-mudahan dalam waktu tersisa, pemain bisa kembali pulih dan siap dimainkan di Malang,” ujarnya. (is)

0 komentar:
Posting Komentar