WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Senin, 10 Januari 2011

BalikpapanFC Akan Gabung LPI

Posted by Andikawap Production On Senin, Januari 10, 2011 No comments

Balikpapan Resmi Bentuk Balikpapan FC

BALIKPAPAN-Dugaan bahwa klub sepakbola Balikpapan FC (BFC) bakal bergabung dalam kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) 2011 akhirnya terjawab. “Insya Allah, pada putaran kedua nanti, tim sepakbola Balikpapan FC siap bergabung di LPI. Ini, setelah kami menemui pengurus dan panitia LPI saat laga pembuka di Solo Jawa Tengah, Sabtu akhir pekan lalu,” kata Sekretaris Umum Balikpapan FC, NG Priyono yang menghubungi Balikpapan Post via ponselnya setiba di Bandara Sepinggan, Minggu (9/1) kemarin.

Menurut mantan anggota DPRD dan mantan Ketua KNPI Balikpapan ini, tim Balikpapan FC juga dibuat dua. Yakni, tim senior dan junior. Tim senior, baru akan berlaga pada putaran kedua kompetisi LPI sekira Oktober 2011 nanti. Sementara, tim junior usia 21-23, sudah akan berlaga di kompetisi sekira bulan April 2011.

Ia menyebut, perwakilan BFC yang diterima pengurus LPI saat berada di Solo, selain dirinya, adalah pelatih kepala H Arsyad, dan pengurus lainnya yakni H Ridwan dan Dedi Haroen. “Tanggapan pengurus LPI sangat positif dan berharap hadirnya BCF di Kota Minyak bisa menambah gairah persepakbolaan di masyarakat,” ucapnya.

Bahkan, tandas dia, Ketua LPI Arifin Panigoro juga sangat mendukung hadirnya BFC ini. Apalagi, kompetisi LPI lewat BFC, tak sekadar untuk ajang olahraga saja, tapi juga menggairahkan semangat dan persatuan di masyarakat.

Dengan support itulah, lanjut dia, pengurus baru BFC tambah bergairah untuk segera merekrut pemain dan melakukan latihan dalam waktu dekat. “Kerangka tim dan siapa saja pemain yang kami incar, juga sudah disiapkan. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat semuanya sudah bisa tergambar jelas,” ujarnya.

Priyono menegaskan, awalnya BFC memang disiapkan untuk mengikuti kompetisi divisi utama Persiba. Namun, setelah dipikirkan secara matang, mereka langsung “putar haluan” dan bergabung di LPI. “Ini memang tidak lepas dari besarnya dukungan masyarakat, pengurus LPI dan sponsor yang sangat antusias menghendaki BFC langsung bergabung di LPI, bukan Persiba,” tukasnya

Seperti dilansir Balikpapan Post,  kepengurusan BFC resmi terbentuk Selasa (4/1), dengan ketua umum Rendy Susiswo Ismail SE SH, yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan
Menariknya, kepengurusan BFC ini, diisi beragam latar belakang sejumlah tokoh di Balikpapan, mulai tokoh pengusaha, pemuda dan elemen masyarakat yang peduli pada  masa depan sepak bola di Kota Minyak.

Klub yang dinamai Balikpapan Football Club (BFC) ini, awalnya dibentuk untuk menyemarakkan kompetisi di Idan sekaligus membantu Persiba dalam mencari bibit-bibit pemain baru yang potensial. “Kami memang konsisten mengandalkan pemain lokal Balikpapan, termasuk pemain lokal lainnya yang ada di Kaltim. Karena itu, BFC Insya Allah tidak akan pernah merekrut pemain asing,” kata M Arysad, pelatih kepala BFC.

Daeng Arsyah—panggilan akrab pelatih berlinsensi B ini mengungkapkan, pembentukan BFC murni untuk menggairahkan dunia sepakbola di Kota Minyak. “Tentu, dengan hadirnya BFC kita ingin wajah sepakbola Balikpapan makin terlihat maju. Kami sendiri sudah menyiapkan agenda seleksi pemain dalam waktu dekat, termasuk memilih lapangan untuk tempat latihan pemain,” ujarnya.

Arsyad yang didampingi Ketua Umum Balikpapan FC,  Rendy S Ismail SE SH, Ketua Harian Faisal Tola SH mengatakan, pembentukan BFC juga disokong banyak tokoh masyarakat Balikpapan, termasuk sejumlah perusahaan besar yang siap bergabung untuk mendanai perjalanan klub ini. “Ini yang membuat kami bersemangat, karena sinyal untuk dukungan dana sudah ada di depan mata. Jadi, tinggal membentuk tim bola yang tangguh saja. Apalagi, kepengurusan Balikpapan FC juga solid, karena didukung tokoh penggila bola, pengusaha dan elemen masyarakat lainnya,” ujar dia.

Faisal Tola menambahkan, sebagian besar pengurus BFC memang para pengusaha di Balikpapan. Namun, sejumlah perusahaan besar, diakuinya sudah memberikan lampu hijau untuk menyokong pendanaan klub ini. “Kami kan tidak mungkin berharap dukungan dana dari APBD. Makanya, sejak awal pengurus juga dibentuk berdasarkan lintas elemen masyarakat, termasuk dari kawan-kawan pers di Balikpapan,” sergahnya.

Sementara Rendy Susiswo Ismail yang juga Ketua Kadin Balikpapan mengatakan, ia bersedia ditunjuk jadi ketua umum Balikpapapn FC, karena derasnya keinginan elemen masyarakat dan niatan untuk memajukan sepak bola di Balikpapan. “Karena dorongan teman-teman dan ada perusahaan yang siap mendukung pendanaan, mengapa tidak. Bagi saya, sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat Balikpapan, terutama pecinta bola, tidak ada alasan untuk menolak amanah memimpin Balikpapan FC ini,” ujarnya.(rud)







0 komentar:

Posting Komentar