BALIKPAPAN – Belum jelasnya jadwal lanjutan Persiba di Djarum-Indonesia Super League (Djarum-ISL), ternyata enggan dipusingkan Pelatih Junaidi. Setelah meliburkan pasukannya dalam 2 hari terakhir, hari ini ia akan kembali memimpin latihan pasukannya di Stadion Persiba. Meski jadwal belum jelas, ternyata Junaidi akan berkonsentrasi menghadapi Arema Indonesia.
Dari jadwal sebelum mengalami perubahan, sejatinya Persiba akan menggelar laga kandang melawan Persipura, 11 Januari mendatang. Tapi sesuai keputusan terbaru, laga itu ditunda hingga 17 Februari. Akibatnya, Persiba diharuskan melakoni laga di kandang lawan. Dua klub asal Malang, Persema dan Arema akan disambangi pada 16 Januari dan 19 Januari. Tapi seiring mundurnya Persema dari kancah Djarum-ISL, maka lawan terdekat yang akan dihadapi Persiba adalah juara ISL musim lalu, Arema Indonesia.
“Yang saya terima, perubahan jadwal hanya pada laga kandang melawan Persipura. Jadi kami langsung akan tandang ke Malang. Karena Persema sudah mundur, maka saya persiapkan tim untuk menghadapi Arema,” ujarnya.
Perubahan skenario dari laga kandang menjadi tandang, diakui Bang Jun, sapaan akrab Junaidi, sedikit memengaruhi persiapan timnya. Ia kini diharuskan meracik kekuatan untuk laga di kandang lawan. Kemungkinan, ia pun akan melakukan perubahan pola permainan, meski tidak secara frontal.
Dari hasil uji coba di Tarakan beberapa waktu lalu, ia ternyata mendapat gambaran untuk bisa mengubah strategi untuk keperluan laga kandang ataupun laga tandang. Pola 3-5-2 yang dinilainya lebih memiliki agresivitas, akan diterapkan kala melakoni permainan kandang. Sementara 4-4-2 yang dianggapnya lebih seimbang, bisa diperagakan saat melawat ke kandang lawan.
“Strategi itu punya perbedaan yang cukup besar. Tapi dari uji coba yang kami lakukan, ternyata pemain kami juga bisa memainkan dua pola itu dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu saat disinggung kemungkinan menggelar laga uji coba lagi sebelum berangkat ke Malang, Bang Jun ternyata belum memikirkannya. Ia mengatakan masih harus mempertimbangkan kemungkinan terkurasnya tenaga pemain sebelum laga sebenarnya. Menghindari keadaan pelik dari munculnya cedera pemain juga jadi salah satu pertimbangan Bang Jun.
“Itu (uji coba) bisa saja dilakukan. Tapi kalau risikonya terlalu besar, saya memilih untuk memberikan latihan seperti biasanya saja. Ada tawaran uji coba, termasuk dari Persiba U-21, tapi kami masih mempertimbangkannya. Jangan sampai karena uji coba, malah ada pemain yang mengalami gangguan fisik,” tutur Bang Jun. (obi)

0 komentar:
Posting Komentar