WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Sabtu, 01 Januari 2011

Jadwal Mundur, Dana Membengkak

Posted by Andikawap Production On Sabtu, Januari 01, 2011 No comments

BALIKPAPAN – Keputusan PT Liga Indonesia (PT LI) mengundurkan jadwal kompetisi di awal tahun ini karena alasan member kesempatan pemain yang membela Indonesia di ajang AFF Suzuki Cup, terus menuai kritikan. Setelah nada keberatan disuarakan Bontang FC, kini Persiba juga mengungkapkan hal yang sama.

Ketua Umum Persiba, Syahril HM Taher mengungkapkan rasa kecewanya dengan pengunduran jadwal itu. Seperti diberitakan sebelumnya, Persiba “menjadi korban” revisi jadwal tersebut, dan belum memiliki kepastian kapan akan bertanding dalam lanjutan Djarum-Indonesia Super League (Djarum-ISL). Sedianya Persiba akan menjamu Persipura Jayapura, 11 Januari mendatang. Namun setelah direvisi, laga tersebut akan digelar di Balikpapan pada 17 Februari.

Bukan hanya itu, Persiba juga belum memiliki kejelasan soal lawan tanding berikutnya, menyusul pengunduran diri Persema Malang dari kancah Djarum-ISL. Sesuai jadwal sebelum direvisi, usai laga kontra Persipura, timBeruang Madu dijadwalkan bertandang ke markas Persema (16/1), Arema Indonesia (19/1) dan PSM Makassar (23/1).

Syahril menilai, kondisi ini seharusnya bisa diatasi otoritas penyelenggara kompetisi. Namun yang membuatnya tidak habis pikir, adalah alasan PT LI yang menjadikan masalah recovery pemain timnas sebagai landasan utama pengunduran jadwal. “Saya pikir tidak realistis, karena tidak semua klub mewakilkan pemainnya di timnas. Dan kenapa PT Liga hanya memikirkan klub yang mengirimkan pemainnya untuk timnas?,” ujarnya. “Jelas kami kecewa dengan pengunduran jadwal ini. Apalagi kami sudah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Persipura di awal tahun,” imbuhnya.

Persiapan matang yang dimaksudnya, antara lain dengan mengirimkan timnya dalam ajang ekshibisi Paguntaka Cup, di Tarakan. “Jadi untuk apa kami melakukan persiapan jauh-jauh ke Tarakan, kalau jadwal yang sudah kami rencanakan tiba-tiba diubah PT Liga. Kami menganggap jadwal kami di kompetisi ini sudah bagus. Tapi dengan pemindahan jadwal, jelas kami harus merancang ulang semuanya, termasuk masalah teknik di lapangan,” ujar Syahil.

Kini, Syahril berharap PT LI mau meninjau kembali keputusannya mengundurkan jadwal itu. Jeda yang terlalu lama bagi timnya, selain membuat kondisi tim terganggu, juga akan berakibat pada pembengkakan biaya. Pengunduran jadwal, jelas akan memengaruhi pelaksanaan kompetisi secara keseluruhan. Memang saat ini kondisi itu belum dirasakan, tapi pada akhirnya nanti, keuangan klub akan semakin terbebani.

“Tidak mungkin kami membiarkan pemain yang tetap bermain untuk kami dan tidak dibayar. Kalau ada jadwal yang mundur, saya yakin kompetisi akan semakin molor. Itu kalau bicara di akhir kompetisi. Tapi kalau berbicara dalam waktu dekat, yang paling terpengaruh adalah kemampuan tim karena akan terjadi pemadatan jadwal di waktu yang jadi pengganti jadwal yang diundur,” tuturnya.

Sementara itu, Syahril yang dimintai tanggapan terkait mundurnya beberapa klub peserta ISL, mengaku kondisi itu akan berakibat pada jadwal yang ada. Kini, tercatat ada tiga klub yang sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari Djarum-ISL. Selain Persema, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar juga sudah melayangkan surat ke PT LI.

“Saya belum tahu sejauh mana PT Liga menyikapi tim yang mundur. Tapi kalau memang itu benar-benar terjadi, jelas semua tim akan terpengaruh. Misalnya kami yang belum melawan Persema, merasa rugi karena kesempatan kami menang dari mereka jadi hilang. Begitupun dengan tim yang sudah kalah dari mereka, kesempatan membalas juga jadi hilang. Nah, kondisi inilah yang harus segera dicarikan jalan keluar. Jangan sampai hal ini berlarut-larut dan menimbulkan polemik,” tutur Syahril. (obi)







0 komentar:

Posting Komentar