BALIKPAPAN – Musim kompetisi 2009/2010 menjadi periode yang manis bagi Persiba, khususnya saat bertemu dengan tim asa Malang, Arema Indonesia. Tim yang akhirnya menjadi juara di musim itu, ternyata selalu mengalami mimpi buruk saat berhadapan dengan Persiba. Dua kali Singo Edan ditekuk, bahkan saat melakoni laga di kandangnya, Stadion Kanjuruhan.
Misi meneruskan sejarah manis itulah yang ingin kembali diukir anak-anak Kota Minyak yang kemarin bertolak dari Balikpapan demi menyongsong laga pada Rabu (19/1) mendatang. Namun pasukan arahan Junaidi dipastikan tidak akan mudah meneruskan tradisi bagus musim lalu. Apalagi dengan kekuatan yang pincang karena kehilangan tiga pilar utama, Bang Jun, sapaan akrab Junaidi mengakui tur kali ini akan menjadi yang terberat dari semua laga tandang di musim ini.
“Kalau melihat komposisi pemain, memang akan sangat berat. Apalagi kami tidak bisa menurunkan tiga pemain utama,” ujarnya.
Pemain yang kali ini harus menepi dan tidak disertakan dalam lawatan ke Malang adalah Aldo Barreto yang menjalani akumulasi kartu kuning, serta I Made Wirawan, dan Khairul Amri yang masih dibelit cedera. Secara keseluruhan, Bang Jun hanya membawa 18 pemain, lantaran lawatan kali ini hanya memiliki agenda melawan Arema.
“Tidak banyak, hanya cukup untuk sekali pertandingan saja,” ujar Bang Jun.
Sejatinya Persiba di lawatan terakhir putaran pertama ini memiliki agenda ke markas Persema Malang, Arema Indonesia, dan PSM Makassar. Namun dua tim itu sudah mengundurkan diri dari pentas Djarum-Indonesia Super League (DJarum-ISL).
Meski dengan kekuatan minimal, Bang Jun memiliki optimisme cukup besar. Faktor fisik pemainnya yang lebih bugar menjadikannya yakin bisa mengimbangi pasukan Miroslav Janu. Pasalnya sejak pergantian tahun, Persiba belum sekalipun melakoni laga resmi. Berbeda dengan Arema yang sudah menjalani dua laga tandang di markas Persija dan PSPS Pekanbaru.
“Fisik pemain kami lebih fresh. Hanya itu mungkin yang bisa dibilang keuntungan kami. Selebihnya, saya pikir kekuatan kami berimbang. Tinggal aplikasi pemain di lapangan yang menentukan,” ujar mantan pelatih Persijap itu. (obi)

0 komentar:
Posting Komentar