SUASANA latihan tim Persiba Balikpapan di Stadion Persiba kemarin tak seperti biasanya. Di akhir latihan, Ketua Umum Persiba Syahril HM. Taher masuk ke dalam lapangan. Saat itu, tim baru saja selesai melakukan pendinginan. Para pemain duduk di tengah lapangan membentuk setengah lingkaran.
“Saya mendapat kabar tak nyaman. Ada laporan masuk ke handphone saya. Beberapa pemain Persiba disebutkan merokok dan sering keluar malam. Laporan ini mengganggu saya,” kata Syahril di depan seluruh pemain.
Suasana seperti kemarin baru sekali terlihat. Tak pernah kejadian orang nomor satu di Persiba itu masuk ke dalam lapangan dan mencak-mencak di depan pemain. Tetapi, laporan dari warga yang menyebutkan ada pemain yang merokok dan keluar malam membuatnya marah. Biasanya, kalau ingin memberikan pesan kepada pemain, Syahril sering menitipkannya kepada pelatih atau manajer. Tapi kemarin, dia sendiri yang langsung menyampaikannya.
“Saya bukannya marah, tapi ini peringatan keras untuk seluruh pemain. Jangan lagi ada laporan seperti ini yang masuk kepada saya. Ini tidak baik untuk tim. Ini putaran dua, saya minta semuanya focus dengan tim, jangan sampai setengah hati,” ujar Syahril.
Syahril menuturkan, sebagai ketua dirinya menjadi tameng bagi tim. Apapun yang dilakukan pemain di luar, dia yang mendapat kecaman. Jadi, dia meminta kepada pemain untuk menjaga nama baik Persiba dan juga nama baik dirinya.
“Balikpapan ini kecil. Kalau pemain keliaran, pasti akan ketahuan. Saya tak melarang pemain punya kegiatan lain. Mau bisnis atau apa. Eki (Eki Nurhakim, Red.) punya bisnis jual beli sepeda motor. Saya tak melarang. Itu untuk masa depan dia,” tutur Syahril.
Tapi, tegasnya, yang dia larang adalah Kalau pemain keluar malam ke tempat hiburan lalu pulang dalam keadaan mabuk. Bagaimana tim mau maju kalau pemainnya seperti itu. Setengah mati mereka latihan, tapi kalau fisiknya tidak dijaga, ya, hasilnya percuma.
“Saya tegaskan, kalau ada saya terima laporan lagi dan terbukti itu benar, pemainnya saya pecat. Ingat, ini putaran dua. Kondisi tim sedang tidak baik, saya tak mau ambil resiko. Saya juga tidak pandang bulu, pemain asing, pemain local atau pemain asli Balikpapan sekalipun, kalau dia tidak disiplin saya pecat,! tegasnya.(qra)

0 komentar:
Posting Komentar