LENGSERNYA Junaidi dari tampuk pimpinan pelatih tim Persiba Balikpapan setelah kekalahan 0-1 timnya dari Persija Jakarta pada lanjutan Superliga, kemarin (2/2). Memaksa manajemen untuk bergerak cepat mencari sosok pelatih yang tepat sebagai pelatih kepala Persiba menggantikan posisi Bang Jun sapaan karib Junaidi.
Namun demikian tidaklah mudah bagi manajemen Persiba untuk langsung mendapatkan sosok pelatih tersebut. Karena itu, seolah sudah menjadi tradisi bagi tim kebanggaan masyarakat Balikpapan ini yang kerap berganti pelatih di tengah kompetisi berlangsung. Dari hasil rapat pengurus tadi malam, disepakati asisten pelatih Persiba untuk sementara bakal mengisi kursi yang ditinggalkan Junaidi.
“Kami akan berusaha secepat mungkin mencari pelatih kepala pengganti Junaidi. Hanya saja itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, kami tidak ingin asal mencari pelatih. Karena itu untuk sementara dengan tidak adanya Junaidi, otomatis asisten pelatih akan menangani tim Persiba,” tegas Syahril HM Taher, ketua umum Persiba.
Dengan mundurnya BJ, otomatis nama asisten pelatih Hariyadi yang juga memiliki lisensi A bakal menukangi Mijo Dadic dan kawan-kawan menatap dua laga pamungkas di putaran pertama ini. “Yang jelas kami segera mencari pelatih kepala secepatnya. Tapi demikian untuk sementara sembari menunggu keberadaan pelatih kepala yang baru, Hariyadi bersama Otnel Udan akan mengani tim. Biarkan mereka fokus bersama tim, karena Persiba dalam waktu dekat ini harus melakoni dua laga terkahir putaran pertama,” terangnya.
Dengan kemungkinan besar asisten pelatih Hariyadi menangani Persiba untuk sementara waktu, hal ini hampir serupa sebagaimana musim lalu. Dimana saat itu pelatih Daniel Roekito pun harus lengser sebelum kompetisi tuntas, dan dilanjutkan oleh Hariyadi yang juga sebagai asisten kala itu. Demikian pula halnya saat ISL edisi perdana 2008/2009, ketika pelatih kepala Peter Butler lengser ditengah jalan yang lantas Daniel Roekito dipercaya menukangi Persiba.
Hariyadi sendiri bersama Persiba cukup memiliki catatan menarik, ketika menggantikan posisi Daniel Roekito, pelatih asal Salatiga ini mampu mengantarkan Persiba menang dari tuan rumah Persib Bandung dan menahan tuan rumah Sriwijaya FC ketika ditangani Rahmad Darmawan. Serta beberapa laga lainnya sekaligus melengkapi prestasi Persiba yang finis di posisi ketiga klasemen akhir ISL musim 2009/2010 lalu.
Sementara itu sekalipun manajemen Beruang Madu belum menentukan nama sosok pelatih kepala pengganti Junaidi nantinya. Namun deras terdengar kabar, nama mantan pelatih Arema Indonesia yang berhasil merebut gelar juara ISL musim lalu sekaligus mantan pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert menjadi salah satu kandidat bursa perburuan pelatih. Selain itu, nama mantan pelatih Persiba sebelumnya , James Peter Butler juga sempat disingung menjadi incaran manajemen.
“Kami belum menentukan nama-nama calon pelatih kepala Persiba, yang jelas kami segera melakukan perburuan dengan pendekatan-pendekatan intensif,” tandas Syahril.(san)
Namun demikian tidaklah mudah bagi manajemen Persiba untuk langsung mendapatkan sosok pelatih tersebut. Karena itu, seolah sudah menjadi tradisi bagi tim kebanggaan masyarakat Balikpapan ini yang kerap berganti pelatih di tengah kompetisi berlangsung. Dari hasil rapat pengurus tadi malam, disepakati asisten pelatih Persiba untuk sementara bakal mengisi kursi yang ditinggalkan Junaidi.
“Kami akan berusaha secepat mungkin mencari pelatih kepala pengganti Junaidi. Hanya saja itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, kami tidak ingin asal mencari pelatih. Karena itu untuk sementara dengan tidak adanya Junaidi, otomatis asisten pelatih akan menangani tim Persiba,” tegas Syahril HM Taher, ketua umum Persiba.
Dengan mundurnya BJ, otomatis nama asisten pelatih Hariyadi yang juga memiliki lisensi A bakal menukangi Mijo Dadic dan kawan-kawan menatap dua laga pamungkas di putaran pertama ini. “Yang jelas kami segera mencari pelatih kepala secepatnya. Tapi demikian untuk sementara sembari menunggu keberadaan pelatih kepala yang baru, Hariyadi bersama Otnel Udan akan mengani tim. Biarkan mereka fokus bersama tim, karena Persiba dalam waktu dekat ini harus melakoni dua laga terkahir putaran pertama,” terangnya.
Dengan kemungkinan besar asisten pelatih Hariyadi menangani Persiba untuk sementara waktu, hal ini hampir serupa sebagaimana musim lalu. Dimana saat itu pelatih Daniel Roekito pun harus lengser sebelum kompetisi tuntas, dan dilanjutkan oleh Hariyadi yang juga sebagai asisten kala itu. Demikian pula halnya saat ISL edisi perdana 2008/2009, ketika pelatih kepala Peter Butler lengser ditengah jalan yang lantas Daniel Roekito dipercaya menukangi Persiba.
Hariyadi sendiri bersama Persiba cukup memiliki catatan menarik, ketika menggantikan posisi Daniel Roekito, pelatih asal Salatiga ini mampu mengantarkan Persiba menang dari tuan rumah Persib Bandung dan menahan tuan rumah Sriwijaya FC ketika ditangani Rahmad Darmawan. Serta beberapa laga lainnya sekaligus melengkapi prestasi Persiba yang finis di posisi ketiga klasemen akhir ISL musim 2009/2010 lalu.
Sementara itu sekalipun manajemen Beruang Madu belum menentukan nama sosok pelatih kepala pengganti Junaidi nantinya. Namun deras terdengar kabar, nama mantan pelatih Arema Indonesia yang berhasil merebut gelar juara ISL musim lalu sekaligus mantan pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert menjadi salah satu kandidat bursa perburuan pelatih. Selain itu, nama mantan pelatih Persiba sebelumnya , James Peter Butler juga sempat disingung menjadi incaran manajemen.
“Kami belum menentukan nama-nama calon pelatih kepala Persiba, yang jelas kami segera melakukan perburuan dengan pendekatan-pendekatan intensif,” tandas Syahril.(san)

0 komentar:
Posting Komentar