BALIKPAPAN-Sudah menjadi kebiasaaan usai berakhirnya putaran pertama Indonesia Super League (ISL), para pemain dihinggapi rasa waswas akan isu pencoretan pemain. Termasuk di tim Persiba yang diyakini akan melakukan evaluasi, buntut pencapaian saat ini yang hanya menempati peringkat kesembilan di klasemen sementara.
Pelatih Junaidi sudah menjadi korban akan kegagalan Persiba di beberapa laga. Tidak menutup kemungkinan pemain yang minim konstribusi terhadap tim, juga akan dieliminasi dari skuad Persiba.
Beberapa penggawa Persiba pun kini mulai memasang ancang-ancang untuk mencari klub pengganti jika mereka masuk dalam daftar pencoretan. Kabarnya, gelandang Doni Fernando Siregar pun saat ini sedang didekati salah satu klub sepakbola di Medan. “Saya tidak tahu apakah Doni akan dilepas atau tidak. Hanya saja saya juga sudah mendengar kalau Doni kabarnya tengah didekati oleh klub PSMS Medan,” ujar salah satu pengurus Persiba yang enggan disebutkan namanya.
Apalagi dalam beberapa laga terakhir, Doni yang pernah dipanggil mengikuti seleksi Timnas, ternyata tidak pernah diturunkan saat laga Persiba. Termasuk ketika Persiba memenangkan dua laga penutup paro musim menjamu PSPS Pekan Baru (5/2) dan Persipura Jayapura (12/2). Asisten manajer PSMS Medan Drs Benny Tomasoamengakui bahwa negosiasi dengan Doni mulai menemukan titik terang. Namun, Doni secara profesional masih berpegang teguh pada Persiba hingga keluarnya evaluasi tim.
Sebelumnya manajemen memang telah mengantongi nama-nama pemain yang masuk dalam daftar coret karena minim konstribusi. Hanya saja dari beberapa nama yang disoroti bakal terdepak, tampaknya didominasi pemain-pemain lokal. Dan tak satupun legiun asing masuk daftar tersebut. Bahkan nama striker asal Singapura, Khairul Amri, yang sebelumnya sempat dikabarkan terancam didepak, ternyata tidak ada dalam daftar eliminasi.
Manajemen tim Persiba sendiri memang tak ingin menunggu waktu lalu untuk melakukan evaluasi. “Secepatnya pengurus akan menggelar rapat evaluasi. Kalau bisa dalam pekan ini hasil evaluasi sudah ada,” singkat Irfan Taufik, S.Ag, selaku sekretaris umum Persiba.
Tak ingin dinilai lamban, mengingat perburuan pemain tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika ingin pemain berkualitas yang bertujuan mempu mendongkrak prestasi tim di putaran kedua nanti. Pengurus juga masih menunggu laporan dari pelatih Hariyadi yang akan dimasukkan dalam pembahasan rapat pengurus.
Hariyadi yang saat ini pulang kampung ke Salatiga, dan akan kembali ke Balikpapan pada Kamis (17/2) ini.
Hariyadi yang dihubungi harian ini mengakui kalau di dalam timnya ada beberapa celah yang harus segera diperbaiki sebelumnya memasuki putaran kedua Maret nanti. “Untuk pencoretan pemain, harus kita lihat sejauh mana kosntribusi pemain pada tim. Dan laporan evaluasi bukan semata-mata dari saya.
Tapi laporan tersebut juga merupakan masukan dari asisten pelatih Otnel Udan sebagai partner dalam tim,” jelas Hariyadi.(san)
Pelatih Junaidi sudah menjadi korban akan kegagalan Persiba di beberapa laga. Tidak menutup kemungkinan pemain yang minim konstribusi terhadap tim, juga akan dieliminasi dari skuad Persiba.
Beberapa penggawa Persiba pun kini mulai memasang ancang-ancang untuk mencari klub pengganti jika mereka masuk dalam daftar pencoretan. Kabarnya, gelandang Doni Fernando Siregar pun saat ini sedang didekati salah satu klub sepakbola di Medan. “Saya tidak tahu apakah Doni akan dilepas atau tidak. Hanya saja saya juga sudah mendengar kalau Doni kabarnya tengah didekati oleh klub PSMS Medan,” ujar salah satu pengurus Persiba yang enggan disebutkan namanya.
Apalagi dalam beberapa laga terakhir, Doni yang pernah dipanggil mengikuti seleksi Timnas, ternyata tidak pernah diturunkan saat laga Persiba. Termasuk ketika Persiba memenangkan dua laga penutup paro musim menjamu PSPS Pekan Baru (5/2) dan Persipura Jayapura (12/2). Asisten manajer PSMS Medan Drs Benny Tomasoamengakui bahwa negosiasi dengan Doni mulai menemukan titik terang. Namun, Doni secara profesional masih berpegang teguh pada Persiba hingga keluarnya evaluasi tim.
Sebelumnya manajemen memang telah mengantongi nama-nama pemain yang masuk dalam daftar coret karena minim konstribusi. Hanya saja dari beberapa nama yang disoroti bakal terdepak, tampaknya didominasi pemain-pemain lokal. Dan tak satupun legiun asing masuk daftar tersebut. Bahkan nama striker asal Singapura, Khairul Amri, yang sebelumnya sempat dikabarkan terancam didepak, ternyata tidak ada dalam daftar eliminasi.
Manajemen tim Persiba sendiri memang tak ingin menunggu waktu lalu untuk melakukan evaluasi. “Secepatnya pengurus akan menggelar rapat evaluasi. Kalau bisa dalam pekan ini hasil evaluasi sudah ada,” singkat Irfan Taufik, S.Ag, selaku sekretaris umum Persiba.
Tak ingin dinilai lamban, mengingat perburuan pemain tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika ingin pemain berkualitas yang bertujuan mempu mendongkrak prestasi tim di putaran kedua nanti. Pengurus juga masih menunggu laporan dari pelatih Hariyadi yang akan dimasukkan dalam pembahasan rapat pengurus.
Hariyadi yang saat ini pulang kampung ke Salatiga, dan akan kembali ke Balikpapan pada Kamis (17/2) ini.
Hariyadi yang dihubungi harian ini mengakui kalau di dalam timnya ada beberapa celah yang harus segera diperbaiki sebelumnya memasuki putaran kedua Maret nanti. “Untuk pencoretan pemain, harus kita lihat sejauh mana kosntribusi pemain pada tim. Dan laporan evaluasi bukan semata-mata dari saya.
Tapi laporan tersebut juga merupakan masukan dari asisten pelatih Otnel Udan sebagai partner dalam tim,” jelas Hariyadi.(san)

0 komentar:
Posting Komentar