BALIKPAPAN-Kemenangan tim Persiba Balikpapan dari tamunya PSPS Pekan Baru, beberapa waktu lalu, memang sangat berharga. Karena kemenangan itu dijadikan titik balik kebangkitan tim Persiba, mengingat dalam beberapa laga sebelumnya, mereka susah untuk meraih kemenangan.
Harapan besar pun diusung oleh El Capiatano Mijo Dadic agar sekiranya kemenangan dari PSPS beberapa waktu lalu menjadi momentum kebangkitan Beruang Madu di lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Termasuk ketika Persiba harus merampungkan laga penutup di putaran pertama ini.
“Saya senang karena kondisi tim sekarang terasa lebih baik. Kita harus melupakan hasil buruk sebelumnya. Dengan kemenangan dari PSP, semoga saja Persiba bisa terus bangkit dan bisa menang lagi,” tegas Mijo.
Menutup laga paro musim ini, Persiba memang dapat dikatakan lepas dari target semula. Tapi itu bukan alasan untuk tidak bangkit dan bermain bagus. “Kita harus bisa lupakan semua hasil buruk, sekarang kita coba untuk bangkit. Kita baru saja menang dan sekarang kita harus bersiap melawan Persipura. Saya pikir dengan kondisi tim yang lebih baik sekarang, Persiba bisa mengatasi mereka,” terangnya.
Diakui Mijo, calon lawan Persiba di ujung putaran pertama ini adalah pemuncak klasemen dan merupakan tim yang bermaterikan berkualitas, serta tim yang kekuataannya merata di semua lini perlini.
“Tapi musim lalu kita punya pengalaman bagus saat bertemu Persipura. Tapi saya tidak mau bicara musim lalu, saya mau bicara musim ini. Saya pikir Persipura tetap merupakan tim paling solid. Karena itu menghadapi mereka, semua pemain harus bisa tampil dengan disiplin yang tinggi,” beber Libero asal Kroasia ini.
“Dan perlu diingat pemain Persipura punya kecepatan yang bagus, kita harus waspada dengan counter attack mereka. Itulah pengalaman yang saya rasakan musim lalu saat kami menghadapi mereka,” sambung Mijo lagi.
Asa Beruang Madu –julukan Persiba- untuk menutup putaran pertama ini dengan poin sempurna, memang cukup terbuka. Tidak hanya karena kekalahan perdana Mutiara Hitam-julukan Persipura, dari Arema, beberapa hari lalu. Tapi kans itu lebih terbuka manakala motor serangan mereka Zah Rahan harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
“Tapi mereka tetap berbahaya dengan semua pemain yang ada, begitu juga dengan Boaz Solosa yang selalu tampil konsisten,” sebutnya.
Disinggung mengenai pelatih Persiba Hariyadi yang melanjutkan posisi pelatih Junaidi yang dinonaktifkan oleh manajemen Persiba, Mijo juga merasa klop dengan Hariyadi. “Sekarang kita hanya fokus menghadapi Persipura, berlatih dan berlatih. Karena sekarang saya dan semua pemain senang pelatih punya program yang bagus buat kita untuk bisa hasil sempurna,” ungkapnya.
Satu yang tak terlupakan, kata Mijo sebagai kapten tim dirinya sangat berharap dukungan supporter Persiba harus selalu mendampingin dan memberikan semangat kepada mereka dalam setiap laga.
“Saya senang jika suporter solid, mereka (supporter) adalah bagian kami. Semangat mereka membuat saya dan semua teman selalu berusaha beri yang terbaik. Saya pikir mereka tahu, kami selalu ingin menang buat Persiba,” tandas Mijo, yang mengaku timnya semakin solid dan kondusif.(san)

0 komentar:
Posting Komentar