Ditarget Bulan April
BALIKPAPAN--Pembangunan Stadion Balikpapan di Batakan, Balikpapan Timur kembali tertunda. Jika rencana sebelumnya, pembangunan fisik stadion diawali dengan peletakan batu pertama pada Februari ini. Ternyata ditunda kembali. Alasannya juga sama, pembebasan lahan sekitar stadion masih ada yang belum tuntas sepenuhnya.“Pelaksanaan pembebasan masih bermasalah, belum tuntas. Kita masih verifikasi kembali, jadi pembangunan juga belum bisa,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkot Balikpapan, Ir Hj Sri Sutantinah.
Tantin-akrab kepala DPU disapa mengatakan, bahwa sebagian warga yang mengklaim kepemilikan lahan meminta ganti rugi. Ada yang sifatnya ganti rugi tanam tumbuh, ada juga yang menginginkan tukar guling dengan lahan lain yang posisinya tidak begitu berjauhan dengan stadion.
Sementara, dalam pembebasan lahan dan ganti rugi, pemkot juga terikat pada aturan. Terutama, soal harga tanah yang sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP). “Ada yang minta ganti tukar guling dan lainnya, makanya kita clear-kan dulu biar puas. Pembangunan juga bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
Kendati demikian, Tantin mengupayakan peletakan batu pertama segera dilakukan dan secepatnya. Dalam pembangunan stadion, pihaknya juga menginginkan stadion berbeda dengan lainnya. Ciri khas akan diutamakan pada atap tribun penonton. “Kita targetkan Maret atau April. Kontrak pertama pasti selesai, kita juga mau atap stadion punya ciri khas tersendiri sama seperti gedung Dome,” terang Tantin.
Seperti diketahui, ada sebanyak Rp 72 miliar dikucurkan pada APBD 2011 kota tahun ini. Rinciannya, Rp 25 miliar dari subsidi APBD Kaltim dan sisanya APBD Balikpapan. Angka itu untuk membangun fisik stadion tahap pertama dengan satu tribun penonton.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan Drs Suryanto MM mengatakan, selain itu juga ada Rp 7 miliar lain untuk menyusun detaile engineering design (DED) pembangunan tahap kedua. DED ini memuat rencana pembangunan dan biaya stadion empat tribun itu dengan kapasitas 40 ribu penonton.
“Dengan kucuran Rp 72 miliar itu, pembangunan fisik sudah bisa diselesaikan tahun ini. Sembari dibangun, disusun DED untuk pembangunan tahap berikutnya dengan Rp 7 miliar tadi,” ungkap Suryanto.(die)

0 komentar:
Posting Komentar