Skuad Beruang Sukses meraih tiga poin dikandang. Selaku tuan rumah Persiba mendominasi jalannya pertandingan di menit awal dan melancarkan serangan-serangan yang merepotkan pertahanan PSPS.
Secara mengejutkan PSPS unggul lebih dulu di menit-9 melalui serangan balik cepat dan bola dilesakkan oleh M. Isnaini. Tidak ingin malu yang kedua kalinya satu menit kemudian, Beruan madu berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Robertino Pugliara.
Berhasil mencetak gol di menit-menit awal membuat kepercayaan diri masing-masing tim meningkat. Keduanya terlibat jual beli serangan, tetapi peluang yang didapat oleh Aldo Baretto maupun Herman Dzumafo masih gagal dimanfaatkan.
Aldo berhasil membuat Persiba unggul atas PSPS di menit ke-37, meneruskan umpan matang dari Eki Nurhakim. Hingga babak pertama usai kedudukan 2-1 untuk Persiba.
Awal baba kedua, kedua tim kembali saling melancarkan serangan yang merepotkan masing-masing pertahanan lawan. Pada menit ke-52, Eki Nurhakim berhasil mendapatkan umpan dari Aldo dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman, namun sayang tendangannya masih melebar.
Eki Nurhakim yang pada pertandingan malam ini dipercaya sebagai starter tidak menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-66, dengan melesakkan bola ke gawang Dede Sulaiman menambah keunggulan menjadi 3-1 untuk Persiba.
Semakin tertinggal membuat PSPS menggencarkan serangan, hasilnya pada menit ke-73 Putu Waringin Jati berhasil memperkecil kedudukan setelah mendapat bola matang di dalam kotak penalti dan membuat kedudukan menjadi 3-2.
Tiga menit kemudian, PSPS lengah dan membuat Aldo lolos dan berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun tendangan Aldo terlalu lemah sehingga mampu diantisipasi oleh Dede.
Kedudukan 3-2 untuk keunggulan Persiba bertahan sampai peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan. Tiga angka yang diraih dengan susah payah ini sangat penting karena pada laga kandang sebelumnya, mereka harus takluk pada Persija Jakarta.
Secara mengejutkan PSPS unggul lebih dulu di menit-9 melalui serangan balik cepat dan bola dilesakkan oleh M. Isnaini. Tidak ingin malu yang kedua kalinya satu menit kemudian, Beruan madu berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Robertino Pugliara.
Berhasil mencetak gol di menit-menit awal membuat kepercayaan diri masing-masing tim meningkat. Keduanya terlibat jual beli serangan, tetapi peluang yang didapat oleh Aldo Baretto maupun Herman Dzumafo masih gagal dimanfaatkan.
Aldo berhasil membuat Persiba unggul atas PSPS di menit ke-37, meneruskan umpan matang dari Eki Nurhakim. Hingga babak pertama usai kedudukan 2-1 untuk Persiba.
Awal baba kedua, kedua tim kembali saling melancarkan serangan yang merepotkan masing-masing pertahanan lawan. Pada menit ke-52, Eki Nurhakim berhasil mendapatkan umpan dari Aldo dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman, namun sayang tendangannya masih melebar.
Eki Nurhakim yang pada pertandingan malam ini dipercaya sebagai starter tidak menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-66, dengan melesakkan bola ke gawang Dede Sulaiman menambah keunggulan menjadi 3-1 untuk Persiba.
Semakin tertinggal membuat PSPS menggencarkan serangan, hasilnya pada menit ke-73 Putu Waringin Jati berhasil memperkecil kedudukan setelah mendapat bola matang di dalam kotak penalti dan membuat kedudukan menjadi 3-2.
Tiga menit kemudian, PSPS lengah dan membuat Aldo lolos dan berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun tendangan Aldo terlalu lemah sehingga mampu diantisipasi oleh Dede.
Kedudukan 3-2 untuk keunggulan Persiba bertahan sampai peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan. Tiga angka yang diraih dengan susah payah ini sangat penting karena pada laga kandang sebelumnya, mereka harus takluk pada Persija Jakarta.
“Dengan kemenangan ini dapat memulihkan mental bertanding yang selama ini kurang greget dan merupakan pembuktian bahwa Hariadi mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna” Ujar Riza Excecutive Manager Persiba sesaat setelah pertandingan.
Hariadi pantas mendapat julukan spesialis pengganti disaat tim sedang dalam kondisi down ‘tambah Riza . (ad-2 Balikpapaners)

0 komentar:
Posting Komentar