BALIKPAPAN – Wacana penyatuan suporter sepakbola di Balikpapan segera mendapatkan tanggapan. Beberapa komentar bermunculan. Rata-rata mendukung bersatunya dua kelompok suporter yang selama ini tersekat dinding.
Pulmasi HS. SE, salah seorang penggemar Persiba mengatakan, sebaiknya momen langka penggabungan suporter di Balikpapan itu segera diwujudkan. Manajemen Persiba harusnya melakukan langkah-langkah bijak untuk menampung aspirasi dari warga sepakbola Balikpapan.
Langkah strategis diperlukan untuk menghasilkan keputusan yang baik untuk semua pihak.
“Saya melihat ini momen yang sangat tepat. Pemkot berencana membangun stadion meski masih terus molor. Nah, keinginan pemkot itu sebaiknya ditanggapi oleh suporter dengan merapatkan barisan. Bersatulah demi kemajuan sepakbola Balikpapan,” kata Pulmasi yang menghubungi harian ini kemarin.
Pulmasi menuturkan, ada banyak sekali contoh suporter yang memiliki andil besar dalam pertumbuhan klub yang didukungnya. Salah satunya Aremania – julukan suporter Arema Malang. Aremania itu besar dan memiliki pengikut puluhan ribu orang.
“Mereka mendukung timnya dengan hati. Tak ada kekerasan. Dukungan diperlihatkan dengan cara-cara yang elegan dan kreatif. Kekompakan mereka menjadi contoh semua suporter di Indonesia,” kata Pulmasi.
Pulmasi mengakui, menyatukan dua kelompok suporter bukan pekerjaan mudah. Banyak perbedaan yang mesti disatukan. Nah, semuanya itu memerlukan dukungan dari semua pihak. Pemkot pun wajib memberikan dukungannya. Sebab, Persiba berkiblat ke pemerintah kota. Namun, dukungan dari pemkot saja tak cukup. Semua elemen masyarakat yang peduli dengan sepakbola dan kemajuan Persiba hendaknya harus terlibat dalam rencana tersebut.
“Persiba memberikan kebanggaan tersendiri bagi Balikpapan. Ketika tim ini bertanding dan menang, ada kebanggaan tersendiri yang dirasakan oleh warganya. Nah, tim ini memerlukan dukungan yang sangat besar untuk bisa terus eksis dan menang. Bersatu menyamakan persepsi merupakan sikap yang bijak,” imbuh Pulmasi. “Jujur, saya pernah terlibat dengan beberapa kali rencana penggabungan kelompok suporter Persiba. Tapi hasilnya nihil. Tapi saya tetap optimistis dan menyimpan harapan besar agar suatu saat kelompok suporter bisa bersatu,” tambahnya.
Untuk diketahui, kelompok suporter di Balikpapan terbagi menjadi dua kelompok besar. Sebagian bernaung di bawah bendera Persiba Fans Club (PFC), sebagian lagi memilih merapat ke Balikpapan Suporter Fanatik. Nah, dua kelompok suporter ini menempati tribun berbeda. PFC menempati tribun barat di seberang tribun VIP. Sedangkan Balistik mendapat jatah tempat di belakang gawang.(qra)

0 komentar:
Posting Komentar