BALIKPAPAN-Jelang laga perdananya di putaran kedua kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2010/2011 ini, tim Persiba Balikpapan terus berbenah dan memantapkan persiapannya menghadapi Persija Jakarta di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, 13 Maret nanti.
Haryadi sebagai pelatih Persiba rupanya tidak hanya ingin jeli pada strategi anak asuhnya saat berhadapan dengan Macan Kemayoran -sebutan Persija. Tapi, Haryadi juga ingin jeli akan kondisi cuaca saat laga timnya nanti.
Berkaca pada laga Bontang FC saat takluk 1-4 dari Persela Lamongan dimana cuaca saat itu berlangsungnya pertandingan diguyur hujan. Haryadi pun bersama timnya berusaha bisa mengantisipasi hal tersebut. “Sekarang ini cuaca memang tidak menentu, terlebih di Jawa kerap turun hujan.
Kondisi tersebutlah yang juga menjadi kekhawatiran kami pada pertandingan saat menghadapi Persija. Sebagai antisipasi, hari ini (kemarin.Red) kebetulan di sini hujan, saya instruksikan anak-anak untuk berlatih dengan kondisi lapangan yang becek,” beber Haryadi.
Menurutnya, dengan kondisi lapangan yang kurang mendukung tersebut, anak asuhnya mampu mengatasinya jika sewaktu-waktu harus berlaga dalam kondisi demikian.
Mengenai persiapan timnya sendiri, Haryadi mengaku timnya sudah cukup siap melakoni dua laga away kali ini. Terlebih kondisi anak asuhnya selain dalam kondisi prima, pola permainan yang selama ini diterapkan dalam latihan bisa berjalan sesuai harapan. Demikian pula dengan celah-celah dalam timnya yang selama ini terbilang riskan, mulai menunjukkan perbaikan.
“Anak-anak mampu menjalankan program dengan baik selama ini, jadi tidak menjdi kekhawatiran bagi kami. Mungkin dalam beberapa hari ini sebelum kami bertolak ke Jakarta, saya akan terus memantapkan kerjasama mereka saja,” terang dia.
Satu hal lagi yang membuat Haryadi harus benar-benar menambah kepercayaan diri para pemainnya saat harus berhadapan dengan Persija yang bertabur bintang tersebut. Keyakinan Haryadi, anak asuhnya akan mampu menunjukkan kualitas permainan yang lebih baik, jika semangat mereka terus terpatri. “Semangat itu harus selalu ada, dan itu harus sudah terpatri dari jiwa setiap pemain.
Dan jika semangat itu tumbuh dari luar dan dalam jiwa pemain, saya kira tidak perlu ditakuti meski di sana ada Bambang Pamungkas serta pemain bintang lainnya, mereka semua sama,” pungkas Haryadi.(san)

0 komentar:
Posting Komentar