WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Minggu, 20 Maret 2011

Berkah Rotasi

Posted by Andikawap Production On Minggu, Maret 20, 2011 No comments

Keberhasilan Persiba Balikpapan meredam ambisi PSPS Pekanbaru untuk membalas kekalahannya di putaran pertama lalu tidak terlepas dari kejelian pelatih Haryadi merotasi penggawanya. Hal itu terlihat ketika dalam daftar starting eleven nama Iqbal Samad dibangkucadangkan. 

Demikian pula disaat timnya tertinggal 1-2  Haryadi berani menarik keluar pemain asing Jason de Jong, Sultan Samma dan Khairul Amri.

Alhasil lini tengah yang terkesan lamban akibat kurang beradaptasinya de Jong, seperti lebih hidup dengan masuknya Jefri Dwi Hadi. Demikian pula minimnya penetrasi serangan semakin menggeliat dengan masuknya Eki Nurhakim dan M. Bahtiar.

"Mengapa Iqbal saya cadangkan, itu semata mata karena saya harus melakukan rotasi. Sehingga tidak ada kejenuhan dalam tim. Hasilnya lini belakang cukup disiplin meski masih harus lebih lagi," urai Haryadi.

Demikian pula halnya barisan tengah dan depan. Kata Haryadi dirinya harus menarik de Jong di babak kedua mengingat pemain tersebut masih belum bisa beradaptasi maksimal. "Mengapa saya masukan Jefri, karena selain mampu beradaptasi Jefri mampu menjaga ritme aliran bola dari tengah. Dan itu terlihat lebih hidup," sebutnya.

Kekuatan lini tengah Persiba di babak kedua rupanya harus diakui pula oleh manajer PSPS. Destrayni Bibra yang menilai penguasaan lini tengah berhasil dikendalikan Persiba, akibatnya iram permainan timnya berubah. "Karena kami kalah di lini tengah dan aliran bola pun terputus. Itu mengapa ritme permainan kami jauh dari kata bagus," ujar Destrayani. "Bahkan saya akui dua gol Persiba merupakan gol berkelas, itu berkat kejelian pelatih mereka melakukan pergantian yang tepan di babak kedua," sambungnya.

Masuknya Eki dan Bahtiar membuat serangan Persiba lebih atraktif di babak kedua. Inilah yang membuat Persiba lebih memiliki peluang untuk menciptakan gol. Hasilnya Bahtiar pun lewat sepakan jarak jauhnya berhasil membuat laga berakhir imbang.

"Kami harus memiliki kartu as dalam setiap pertandingan. Dan Bahtiar mampu menerjemahkan keinginan tersebut. Beberapa kali dia berani malkukan panetrasi hal yang demikianlah yang kami harapkan mampu terealisasi di laga berikutnya," bebernya. "Tapi yang jelas hasil ini tidak terlepas dari motivasi semua pemain kami yang benar benar lahir dari jiwa mereka. Tanpa motivasi itu saya pikir berat bagi kami meraih hasil baik," pungkas Haryadi. (san)







0 komentar:

Posting Komentar