SETELAH hanya bermain imbang tanpa gol dengan Arema Indonesia, Rabu (23/3) lalu, Persiba memilih meliburkan pemainnya selama 4 hari. Ini juga tidak lepas dari lamanya jeda pertandingan berikutnya saat melakoni tur Papua, April mendatang.
Laga terdekat Persiba adalah saat menyambangi markas Persiwa Wamena, 15 April nanti. Hal itulah yang member keluangan waktu manajemen untuk merehatkan pemainnya.
Libur terhitung sejak Kamis (24/3) kemarin, hingga Minggu (27/3). Pemain baru menjalani latihan rutin Senin (28/3) mendatang.
“Pertandingan berikutnya masih lama, makanya kami pilih liburkan pemain tiga hari. Kalau libur di hari minggu kan memang sudah rutin kami lakukan. Memang hitungannya jadi libur empat hari,” ujar Manajer Persiba, Jamal Al Rasyid.
Memang dalam putaran kedua ini, jadwal bagi Persiba tidak menunjukkan durasi istirahat yang konsisten. Suatu saat Persiba bisa libur dalam jangka waktu panjang, namun kadang ada laga yang hanya berjarak 4 hari. Contoh teranyar adalah saat Persiba harus berturut-turut pada Sabtu (19/3) di kandang PSPS Pekanbaru, dan dilanjutkan dengan laga melawan Arema (23/3) lalu. Imbasnya, fisik pemain belum sampai kondisi puncak, dan sudah dipaksa kembali turun lapangan.
“Memang inilah kondisi yang dihadapi. Setelah kami menjalani jadwal padat, justru dilanjutkan dengan istirahat panjang. Kalau kemarin kami minim recovery, sekarang justru kami akan jenuh menunggu jadwal berikutnya,” ungkap Jamal. (obi)
Laga terdekat Persiba adalah saat menyambangi markas Persiwa Wamena, 15 April nanti. Hal itulah yang member keluangan waktu manajemen untuk merehatkan pemainnya.
Libur terhitung sejak Kamis (24/3) kemarin, hingga Minggu (27/3). Pemain baru menjalani latihan rutin Senin (28/3) mendatang.
“Pertandingan berikutnya masih lama, makanya kami pilih liburkan pemain tiga hari. Kalau libur di hari minggu kan memang sudah rutin kami lakukan. Memang hitungannya jadi libur empat hari,” ujar Manajer Persiba, Jamal Al Rasyid.
Memang dalam putaran kedua ini, jadwal bagi Persiba tidak menunjukkan durasi istirahat yang konsisten. Suatu saat Persiba bisa libur dalam jangka waktu panjang, namun kadang ada laga yang hanya berjarak 4 hari. Contoh teranyar adalah saat Persiba harus berturut-turut pada Sabtu (19/3) di kandang PSPS Pekanbaru, dan dilanjutkan dengan laga melawan Arema (23/3) lalu. Imbasnya, fisik pemain belum sampai kondisi puncak, dan sudah dipaksa kembali turun lapangan.
“Memang inilah kondisi yang dihadapi. Setelah kami menjalani jadwal padat, justru dilanjutkan dengan istirahat panjang. Kalau kemarin kami minim recovery, sekarang justru kami akan jenuh menunggu jadwal berikutnya,” ungkap Jamal. (obi)

0 komentar:
Posting Komentar