CEDERA yang dialami Robertino Pugliara memberikan angin segar kepada gelandang lain yang biasa mengisi bangku cadangan.
Saat laga melawan PSPS Pekanbaru, Muhammad Bahtiar memperlihatkan penampilan apik. Tak sekadar tampil gemilang, namun gelandang asal Loa Duri, Kukar, itu juga mencetak sebiji gol yang menyelamatkan Persiba dari kekalahan.
Saat laga melawan PSPS Pekanbaru, Muhammad Bahtiar memperlihatkan penampilan apik. Tak sekadar tampil gemilang, namun gelandang asal Loa Duri, Kukar, itu juga mencetak sebiji gol yang menyelamatkan Persiba dari kekalahan.
Meski belum bisa disejajarkan dengan sang jenderal lapangan, namun setidaknya Persiba punya pelapis yang cukup baik. Hanya sayang, Bahtiar belum mendapat kepercayaan penuh dari sang pelatih. Saat Persiba menjamu Arema Indonesia, Bahtiar tak bisa melanjutkan penampilan apiknya.
“Dia pemain yang sangat potensial. Mampu menahan bola dan menjadi pembagi bola yang baik. Selain itu, dia juga bisa ditempatkan di mana saja,” kata Pelatih Persiba Haryadi.
Bahtiar memang menyimpan bakat. Saat jeda kompetisi, Sriwijaya FC mengirimkan surat permohonan untuk meminjam tenaga Bahtiar. Di dalam suratnya, manajemen Sriwijaya bahkan siap untuk mengeluarkan dana untuk mentransfer perpindahan Bahtiar dari Persiba ke Sriwijaya.
Manajemen Persiba menolak surat tersebut. Bahtiar ditahan dan akhirnya mencetak satu gol ketika dimasukkan sebagai pemain pengganti.
“Tenaganya pasti akan kita butuhkan di pertandingan-pertandingan yang lain. Dia pemain yang memiliki visi bertanding,” tutur Haryadi, memuji anak asuhnya.
Bahtiar ditransfer Persiba dari Bontang FC di awal kompetisi. Dia datang bersama para penggawa Bontang FC lain yang hijrah ke Persiba.(qra)

0 komentar:
Posting Komentar