WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Jumat, 18 Maret 2011

Masih Jauh Dari Harapan

Posted by Andikawap Production On Jumat, Maret 18, 2011 No comments

Oleh : Samuel Bukti
Dari 15 tim peserta Djarum Indonesia Super League 2010/2011, sejauh ini adalah tim yang tampil sangat mengecewakan. Di klasemen sementara, Beruang Madu bercokol di peringkat ke-12 dengan koleksi 18 poin dari 15 kali laga. 

Ini jelas tak sebanding dengan apa yang sudah diberikan warga Balikpapan lewat dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Di awal musim, manajemen menargetkan juara. Ini target realistis, mengingat Persiba didukung dana yang melimpah ruah.

Guna merealisasikan target, manajemen merekrut pelatih baru dan sejumlah pilar anyar, dua di antaranya legiun asing. Untuk posisi pelatih diisi oleh Junaidi. Junaidi direkrut dari Persijap Jepara. Namun, belakangan, sebelum berakhirnya putaran pertama Bang Jun hengkang. Tak dijelaskan kenapa Bang Jun pergi. Sumber SUPERSOCCER mengatakan, Bang Jun memilih cabut karena manajemen terlampau intervensi ke dalam tim. Merasa tak nyaman, Bang Jun pun pamit.

Posisinya kemudian digantikan Hariyadi, sang asisten. Di tangan Hariyadi, Persiba menutup putaran pertama dengan manis yakni meraup dua kemenangan partai kandang. Sayang, saat melakoni laga perdana di putaran kedua di kandang Persija Jakarta, Beruang Madu babak belur. Hariyadi dan pasukannya terkapar dengan skor 1-5.

Kisruh soal pelatih bukan kali ini, tentu saja. Musim lalu, Daniel Roekito juga memutuskan hengkang di tengah jalan. Seperti kini, posisinya juga diisi oleh Hariyadi.

Selain mendatangkan pelatih, manajemen juga membeli dua pemain asing. Pertama Aldo Barreto dan kedua Khairul Amri. Tak sedikit uang yang digelontorkan. Guna mendapatkan keduanya, manajemen merogoh kocek dua miliar rupiah lebih. Nilai kontrak Aldo Rp 1,3 miliar yang sekaligus menempatkannya sebagai pemain termahal musim ini. Kehadiran Aldo belum memuaskan tim. Bomber berpaspor Paraguay masih mengoleksi tujuh gol.

Adapun Khairul Amri dibanderol hampir satu miliar rupiah. Khairul sebelumnya bermain untuk tim Liga Singapura, Tampines Rovers. Pemain Timnas Singapura juga belum menunjukkan kelasnya. Bahkan, di putaran pertama lalu, Khairul beberapa kali duduk di bangku cadangan lantaran cedera yang berkepanjangan.

Soal keuangan, Persiba memang top. Gaji selalu tepat waktu.
"Kalau soal gaji, kami tak pernah telat. Selalu dibayar tepat waktu," kata Aldo Barreto yang diamini Iqbal Samad. Hal serupa juga dilontarkan Syahril Tahir, Ketua Umum Persiba.

Kalau begitu, di mana letak persoalannya? Bisa jadi soal stadion. Stadion Balikpapan yang selama ini menjadi home base dinilai tak layak untuk tim sekelas Persiba.
"Bayangkan, kalau hujan sebentar saja airnya sudah semata kaki. Kalau musim kemarau kerasnya bukan main," sungut Aldo.

Persiba sendiri sudah mengubur target juara. Beruang Madu realistis, itu sudah tak mungkin.
"Masuk lima besar saja sudah bagus," kata Syahril Tahir. Syahril Tahir emoh mengomentari kegagalan timnya, terlebih pemain-pemain asing yang sudah dibeli mahal-mahal.







0 komentar:

Posting Komentar