BALIKPAPAN – Kebutuhan stadion di Balikpapan bagi Persiba ternyata menjadi perhatian Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Ia berharap, pembangunan stadion yang pembangunannya sudah mulai dijalankan, akan menjadi program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Wali Kota Terpilih, Rizal Effendi.
Hal itu diutarakan gubernur usai membuka Gubernur Kaltim Open Tennis Beregu Antarklub dan Tennis Junior Nasional TDP di Tennis Indoor, kompleks Balikpapan Tennis Stadium, Rabu (2/3) siang kemarin. Awang mengatakan, pembangunan stadion yang sudah dimulai, programnya harus terus berjalan.
“Balikpapan memang harus memiliki stadion. Lokasinya kan sudah ada. Pak Imdaad Hamid (Wali Kota Balikpapan, Red.) sudah merintis. Ya, Wali Kota berikutnya, Pak Rizal Effendi, yang harus melanjutkan pembangunan stadion tersebut,” jelas Awang.
Memang demi kelancaran pembangunan stadion berkapasitas 40 ribu tempat duduk dan akan dijadikan markas Persiba itu, memerlukan sokongan banyak pihak, termasuk Pemprov Kaltim. Tapi, hingga kini belum ada kejelasan berapa alokasi anggaran dari Pemprov untuk venue yang bakal menjadi ikon baru Kota Beriman tersebut.
Meski demikian, bukan berarti Pemprov tidak memberikan bantuan bagi Persiba. Pemprov, diakui Awang, tiap tahun Persiba selau memberikan bantuan. Tahun ini, bantuan dalam bentuk materi berupa bus bagi Persiba.
“Setiap tahun Persiba selalu kita bantu. Berapa besarnya, tentu saja tergantung prestasi mereka. Pemprov Kaltim selalu memperhatikan itu, apalagi cabang sepak bola benar-benar menjual dan mengharumkan nama daerah,” ujar Awang.
Sementara itu Wakil Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan tidak ada masalah besar yang mengadang pembangunan stadion. Persoalan yang menghambat hanyalah soal pembebasan lahan. “Sebenarnya tidak ada masalah yang berlebihan. Ada (persoalan) pembebasan tanah untuk jalan kecil yang menjadi kendala. Selain itu, perlu dana besar. Nanti, kita akan mengundang Menpora untuk memancing dana,” jelas Rizal.
Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan melansir, jika stadion berstandar Federation International Football Association (FIFA) dan Asian Football Confederation (AFC) di Jalan Martapura, kawasan Batakan, Kelurahan Manggar yang akan dibangun di atas lahan seluas 17,7 hektare itu membutuhkan dana sekitar Rp 400 miliar. Untuk tahap pertama pembangunan salah satu bagian stadion dengan nilai kontrak sekira Rp 70 miliar. (is/obi)
Hal itu diutarakan gubernur usai membuka Gubernur Kaltim Open Tennis Beregu Antarklub dan Tennis Junior Nasional TDP di Tennis Indoor, kompleks Balikpapan Tennis Stadium, Rabu (2/3) siang kemarin. Awang mengatakan, pembangunan stadion yang sudah dimulai, programnya harus terus berjalan.
“Balikpapan memang harus memiliki stadion. Lokasinya kan sudah ada. Pak Imdaad Hamid (Wali Kota Balikpapan, Red.) sudah merintis. Ya, Wali Kota berikutnya, Pak Rizal Effendi, yang harus melanjutkan pembangunan stadion tersebut,” jelas Awang.
Memang demi kelancaran pembangunan stadion berkapasitas 40 ribu tempat duduk dan akan dijadikan markas Persiba itu, memerlukan sokongan banyak pihak, termasuk Pemprov Kaltim. Tapi, hingga kini belum ada kejelasan berapa alokasi anggaran dari Pemprov untuk venue yang bakal menjadi ikon baru Kota Beriman tersebut.
Meski demikian, bukan berarti Pemprov tidak memberikan bantuan bagi Persiba. Pemprov, diakui Awang, tiap tahun Persiba selau memberikan bantuan. Tahun ini, bantuan dalam bentuk materi berupa bus bagi Persiba.
“Setiap tahun Persiba selalu kita bantu. Berapa besarnya, tentu saja tergantung prestasi mereka. Pemprov Kaltim selalu memperhatikan itu, apalagi cabang sepak bola benar-benar menjual dan mengharumkan nama daerah,” ujar Awang.
Sementara itu Wakil Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan tidak ada masalah besar yang mengadang pembangunan stadion. Persoalan yang menghambat hanyalah soal pembebasan lahan. “Sebenarnya tidak ada masalah yang berlebihan. Ada (persoalan) pembebasan tanah untuk jalan kecil yang menjadi kendala. Selain itu, perlu dana besar. Nanti, kita akan mengundang Menpora untuk memancing dana,” jelas Rizal.
Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan melansir, jika stadion berstandar Federation International Football Association (FIFA) dan Asian Football Confederation (AFC) di Jalan Martapura, kawasan Batakan, Kelurahan Manggar yang akan dibangun di atas lahan seluas 17,7 hektare itu membutuhkan dana sekitar Rp 400 miliar. Untuk tahap pertama pembangunan salah satu bagian stadion dengan nilai kontrak sekira Rp 70 miliar. (is/obi)

0 komentar:
Posting Komentar