WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Selasa, 12 April 2011

Menatap Masa Depan Persiba Tanpa APBD

Posted by Andikawap Production On Selasa, April 12, 2011 No comments


Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memastikan bahwa pemerintah serius akan melarang penggunaan dana APBD untuk membiayai kompetisi klub sepakbola professional. Dia menegaskan bahwa pihaknya akan mencoret alokasi dana untuk klub sepak bola, jika masih ada provinsi atau kabupaten/kota yang ngotot mencantumkan dalam APBD untuk kepentingan tersebut.

Setali-tiga-uang Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng menegaskan bahwa klub sepak bola profesional tidak boleh memakai dana APBD.

Ketetapan pemerintah tersebut tentunya membuat para pengelola klub sepakbola yang berlaga di kompetisi Liga Indonesia, dibuat pusing tujuh keliling.

Menyikapi hal tersebut di atas management team Persiba Balikpapan, melalui ketua umumnya Syahrir HM Taher berpikir untuk membawa team Beruang Madu berlaga di arena Liga Premier Indonesia (LPI). Jelas beralih ke LPI adalah pilihan paling kompromistis, dari pada team yang telah plulhan tahun menjadi ikon kota Balikpapan ini di bubarkan.

Membiayai team sebesar Persiba Balikpapan membutuhkan dana yang besar. Tidak mudah untuk mencari orang Balikpapan yang bisa membiayai team ini. Orang gila bola dan fanatik terhadap Persiba Balikpapan banyak, tetapi tidak ada di antara orang-orang tadi yang punya kemampuan financial yang besar, yang mampu dan rela untuk menggelontorkan dana hingga belasan milyard pertahun demi membiayai team.

Bulan Juni 2011 nanti kompetisi Liga Super Indonesia 2010/2011 segera berakhir. Dan tentunya eksistensi team kebanggaan warga Balikpapan di pentas sepakbola tertinggi Indonesia, menjadi tanda tanya besar para Balikpapaner’s sejagat raya.

Apakah kita masih bisa menyaksikan keperkasaan Beruang Madu?! Ataukah nama besar Persiba Balikpapan akan menjadi legenda yang akan selalu di kenang oleh para Balikpapaner’s sejagad raya.

Marilah kita semua berpikir keras bagaimana kita bisa menyelamatkan hidup team Persiba Balikpapan sang Beruang Madu Perkasa yang sangat kita cintai ini. Persiba Balikpapan adalah jiwa kita semua. Persiba Balikpapan adalah kebanggaan kita semua.

Sudah seharusnya para petinggi di management Persiba Balikpapan, para pengambil kebijakan di Pemerintah Kota Balikpapan dan wakil rakyat yang mewakili aspirasi masyarakat kota Balikpapan yang duduk di DPRD Kota Balikpapan, agar duduk bersama mencari solusi dan segera mengambil langkah-langkah strategis, untuk memastikan bahwa team Persiba Balikpapan yang kita banggakan bersama bisa tetap eksis di kancah tertinggi sepakbola nasional.

Segera buat action plan berkenaan konsep pembiayaan. Seperti bagaimana tetap terjalin kerja-sama yang bersifat professional antara pemkot Balikpapan dan team Persiba Balikpapan. Bisa saja pemkot Balikpapan bertindak sebagai sponsor Utama untuk team dengan memasang official website pemkot Balikpapanwww.balikpapan.go.id pada space dada kaos-team Persiba Balikpapan.

Kemudian benahi fasilitas stadion yang harus di buat senyaman mungkin untuk merangsang penonton dari berbagai kalangan datang. Sepinya stadion Persiba selama ini, di karenakan buruknya fasilitas stadion. Tempat duduknya tidak nyaman dan membuat animo warga Balikpapan malas datang ke stadion, kecuali para maniak Persiba Balikpapan.

Dengan stadion yang bagus dan nyaman di pastikan, sector pendapatan dari tiket penonton akan bisa di andalakan. Karena animo tinggi masyakarat Balikpapan, yang sebenarnya haus akan tontonan olahraga berkwalitas. Apalagi makin kesini pemain-pemain sepakbola Indonesia sudah sejajar dengan selebritis. Stadion yang bagus akan membuat system pengontrolan tiket masuk menjadi lebih ketat. Sehingga pemasukan ticket masuk akan lebih maksimal, karena tidak adanya kebocoran ticket masuk.

Sekali lagi Persiba Balikpapan adalah kebanggaan masyarakat kota Balikpapan. Team yang mulai eksis di pentas nasional sejak medio tahun 1980an, telah melahirkan banyak putera-putera Balikpapan yang di kenal handal sebagai pesepakbola nasional. Mereka menjadi tulang punggung team nasional Indonesia. Sebut saja dahulu di era 80an ada Johny Rinning, Junaidi dan M Darul Asmawan kemudian di era 90an ada Bima Sakti dan Ismayana kemudian di era 2000an ada Ponaryo Astaman, alm. Jumadi Abdi, TA. Musafri, Edy Gunawan dan Sultan Samma.

Melalui Persiba Balikpapan masyarakat Indonesia familiar dengan kota Balikpapan. Persiba Balikpapan adalah icon sekaligus kebanggaan warga kota Balikpapan.

Marilah kita semua bersatu Membangun-Menjaga-Membela Persiba Balikpapan untuk tetap eksis di kancah sepakbola Indonesia.

BALIKPAPAN KOTAKU – PERSIBA BALIKPAPAN KEBANGGAANKU
(JS-Bppner’s)











0 komentar:

Posting Komentar