WWW.ANDIKAFREEKICK.BLOGSPOT.COM

KOTAK KOMENTAR

Senin, 18 April 2011

Walau Berat, Tetap Optimis

Posted by Andikawap Production On Senin, April 18, 2011 No comments


BALIKPAPAN- Laga berat beada di hadapan tim Persiba Balikpapan. Senin (18/4) sore ini, tim asuhan Haryadi ini akan menantang tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura. Sulitnya menghadapi tim berjuluk Mutiara Hitam ini bukannya tidak beralasan. Pasalnya Persipura merupakan tim yang bertengger di puncak klasemen.
Tidak hanya itu, niatan membalas dendam kekalahan 1-0 pasca bentrok di kandang Persiba pada awal musim 2010-2011 pada 12 Februari lalu juga jadi faktor utama. Kendati demikian, pada pertandingan yang digelar pukul 15.30 WIT (pukul 16.30 WITA waktu Balikpapan), skuad Beruang Madu tetap optimistis bisa mencuri poin. "Semua tim yang tandang berharap dapat poin.
Nah, laga tour Papua ini kita juga berharap demikian," ujar Pelatih Kepala Persiba, Hariyadi. Hariyadi mengakui, untuk meraih poin di kandang Jayapura bukan hal mudah mengingat posisi Persipura yang hampir dipastikan meraih juara musim ini. Sekarang, Mutiara Hitam mengoleksi 44 poin dari 20 pertandingan. Sementara posisi Persiba kini berada di urutan kedua dari bawah klasemen.
Guna bisa merangkak ke papan tengah, setidaknya Persiba harus memetik poin. Bermodal disiplin, konsentrasi dan kerja keras semua pemain. Bukan hal mustahil,Persiba bisa mengalahkan atau minimal seri nantinya. "Persipura tim yang bagus dan komplit, kita minta anak-anak tetap fokus, disiplin dan kerja keras tim. Itu kuncinya, disitu," tegas Hariyadi usai menjajal lapangan Stadion Mandala yang berada di pusat kota Jayapura tak jauh dari tepi pantai.
Persiba harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, ada tiga pemain utama Persipura yang patut dijaga ketat. Yakni Boaz Salossa, Titus Bonay dan Zah Rahan. "Ketiga itu ekstra kita jaga, tapi sekarang ini belum kita intruksikan. Nanti habis meeting tim baru kita putuskan," tuturnya. Seperti diketahui, Persiba pada laga ini kehilangan defendernya Rusdiansyah yang mengalami cidera lutut sebelah kiri saat melawan Persiwa Wamena.
Sebagai penggantinya, Iqbal Samad dipercayakan utuk menjadi starter. "Kita percayakan ke dia, dan Alhamdulillah yang lain tidak ada masalah," terang Hariyadi. Untuk menghadapi Persipura, Persiba tetap akan bermain sesuai karakter dan pola yang selama ini melekat. Yakni menyerang dan bermain dari kaki kekaki.
Memanfaatkan teknik individu yang dimiliki masing-masing punggawanya. Diharapkan Persiba bisa tampil bagus dan menghasilkan poin. "Kita tidak pernah merubah pola, seperti biasa kita mainkan pola menyerang dan memperkuat pertahanan," pungkasnya.
Sementara manajer tim Persiba Jamal Al Rasyid berharap wasit yang bakal memimpin laga kali ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. "Terkadang kita sudah bagus bermain, tapi lagi-lagi faktor X yang membuat kita dirugikan. Untuk itu kita sangat berharap sekali wasit melawan Persipura dapat memimpin dengan bagus," tandas Manager Persiba Balikpapan, Jamal Al Rasyid.
Menurut Jamal-akrabnya disapa, selama dua musim ini sedikitnya ada tujuh protes yang dilayangkan Persiba kepada PT Liga Indonesia (PT LI). Namun, hanya satu protes yang ditanggapi pihak BLI. Protes Persiba yang dikabulkan BLI menyangkut permintaan agar wasit Armando diberi skors tidak memimpin beberapa laga. "Setahu saya hanya itu yang dikabulkan, selebihnya diacuhkan.
Makanya kita tidak berniat menyampaikan protes resmi saat kita melawan Persiwa pada Jumat malam itu," ungkap Jamal. "Saya rasa tidak usah, tidak ada gunanya. Toh itu juga tidak akan merubah hasil pertandingan," tambahnya. Kendati demikian,ia sangat menyesalkan hal tersebut. Menurut Jamal, wasit asal Denpasar itu bertindak tidak profesional sebagai hakim lapangan. Pasalnya, banyak pelanggaran yang dilakukan pemain Persiwa namun seolah luput dari pandangan wasit tersebut.
Dia berharap, secara umum kedepannya ada perubahan mendasar di tubuh persepakbolaan Indonesia yang kini telah dalam proses revolusi pemilihan ketua PSSI yang baru. "Yang mendasar memang bagaimana pemimpin pertandingan itu fair. Mudah-mudah ini bisa ada perubahan pada sepakbola kita," harapnya.(die)















0 komentar:

Posting Komentar