SAMARINDA– Seperti yang diduga, Derby Kaltim antara Persisam Putra dan Persiba berlangsung menarik selama 90 menit laga. Duel penuh gengsi antara dua klub satu daerah ini memang sudah lama dinanti-nanti. Laga panas, baik itu di luar maupun di dalam stadion sendiri.
Lima gol tercipta pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Minggu (8/5) kemarin. Persisam Putra yang bertindak sebagai tuan rumah, memanfaatkan betul kesempatan tersebut. Bermain di depan ribuan publiknya sendiri, Pesut Mahakam berhasil mengungguli lawannya, Persiba dengan skor akhir 4-1.
Choi Dong-soo membuka pundi-pundi gol Persisam Putra. Memanfaatkan tendangan keras Akbar Rasyid dari luar lapangan, Choi membelokkan arah bola dan masuk ke gawang I Made Wirawan yang terkecoh dengan arah bola di menit 16. Kemudian dilanjutkan dengan dua gol yang dicetak Fandy Mochtar di menit 25 dan 63. Gol pertama Fandy melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan dari sisi kiri.
Sedangkan gol keduanya melalui tendangan datar yang tidak bisa diantisipasi kiper Made. Gol kemenangan Persisam melalui eksekusi penalti Julio Lopez di menit 83. Penalti diberikan wasit Oki Dwi Putra setelah Alief Maulana dianggap melanggar Gangga. Persiba hanya mampu membalas degan satu gol melalui Aldo Barreto di penghujung laga.
Faktor non teknis muncul di laga ini. Jika saat uji coba lapangan sehari sebelum pertandingan tim Persiba mendapat teror serta pemukulan supporter Persisam terhadap pelatih Haryadi. Saat laga berlangsung juga terjadi pelemparan terhadap pemain Persiba. Selain itu keputusan kontroversial wasit Oki Dwi Putra yang hanya memberi kartu kuning kepada kiper Persisam Wawan Hendrawan yang dengan sengaja menepis bola beberapa meter di luar kotak 16 saat laga memasuki menit 44.
Sementara itu, kemenangan laga derby ini disambut gembira tim Persisam Putra. Usai laga, asisten Pelatih Persisam Putra, Yopie Riwoe tidak dapat menyembunyikan keberhasilan timnya memenangkan pertandingan tersebut. Dalam jumpa pers, Yopie mengatakan, kemenangan karena pemainnya menjalankan instruksi dengan baik.
“Anak-anak bermain disiplin. Tren positif ketika bertemu PSPS Pekanbaru bisa dilanjutkan. Mereka bermain tim, mengandalkan kolektivitas. Terpenting, sabar jadi kunci kemenangan,” tuturnya.
Mengenai satu gol yang bersarang ke gawang Persisam Putra, Yopie mengakui, pemainnya kehilangan konsentrasi jelang laga berakhir. Kendati demikian, kebobolan satu gol tidak menjadi masalah. Karena menurutnya, poin tiga sudah berada di depan mata.
Sementara itu, korps wasit kembali menjadi catatan merah kubu Persiba Balikpapan. Berbagai keputusan sang pengadil Oky Dwi Putra yang memimpin laga kontra Persisam dinilai sebagai tekanan psikis bagi skuad Persiba. "Permainan tensi tinggi. Kami akui Persisam main lebih bagus dan bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada," kata Asisten Pelatih Persiba Otniel Udan kepada wartawan di Press Room Stadion Segiri Samarinda.
"Hanya saja ada beberapa hal yang perlu kami garisbawahi masalah kepemimpinan wasit. Ada tekanan wasit kepada pemain," ujar Otniel, yang timnya menelan kekalahan 1-4.
Otniel mencontohkan, keputusan yang dinilainya merugikan skuadnya antara lain pemberian kartu kuning kepada sejumlah pemain Persiba. "Seperti tadi ada kapten kami bertanya adanya kartu kuning diberi wasit. Pemain juga tidak tahu alasan wasit memberi kartu," imbuh Otniel.
"Ada sedikit tekanan wasit pada pertandingan hari ini. Untuk Persisam, kami akui. Mereka lebih bagus. Bukan kami tampil tidak bagus," tambah Otniel.
"Karakter kami, kuasai bola kami bermain terbuka. Tidak ada (perubahan strategi). Kalau perubahan perorangan memang ada. Kalau formasi, sama dengan main di Bontang," terang Otniel. "Tidak hadirnya 3 orang akumulasi kartu kuning, tidak terlalu berpengaruh. Tekanan-tekanan wasit, pemain merasa sukar. Laga menarik, Persiba menyerang dan Persisam menyerang," jelas Otniel.
Kemenangan Akbar Rasyid dkk ini semakin menancapkan posisi di papan atas dengan jumlah poin 39, naik ke peringkat empat menggeser Arema. Kemenangan ini juga membalas kekalahan di putaran pertama lalu. Sementara Persiba tetap berada di peringkat 11 dengan 29 poin.(*/er/waz/cal/kpnn

0 komentar:
Posting Komentar