BALIKPAPAN- Tim Persiba Balikpapan menyisakan lima laga lagi di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Dari lima laga tersebut, dua diantaranya merupakan laga kandang yang dimainkan di Stadion Persiba. Yaitu menjamu Persib Bandung (28/5) dan melawan Sriwijaya FC (5/6).
Berkaca pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, laga kandang Persiba sering terkendala lapangan yang becek. Hal ini disebabkan curah hujan yang tinggi di Kota Balikpapan. Sementara drainase lapangan tidak berjalan dengan baik, membuat air tergenang di beberapa area. Selain itu, lapangan juga digunakan untuk partai penentuan juara di Kompetisi Divisi Utama Pengcab PSSI Balikpapan, serta final Liga Pendidikan Indonesia (LPI).
Sebelumnya juga kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 juga dilangsungkan di lapangan Persiba dalam kondisi becek. Untuk mengalihkan pertandingan-pertandingan tersebut dirasa tidak mungkin, karena lapangan lain juga ditutup pengelola jika hujan turun. Hal tersebutlah yang membuat lapangan Persiba rusak.
Ketua umum Persiba H.Syahril HM Taher mengatakan, saat ini lapangan sedang dibenahi sejak 5 Mei lalu. “Waktunya cukup pendek, jadi tidak mungkin rumput diangkat semua. Sehingga bagian-bagian tertentu saja yang diperbaiki, terutama bagian yang tergenang air,” ujar Syahril.
Menurut Syahril, rumput pengganti diambilkan di wilayah Balikpapan saja, disesuaikan dengan rumput yang ada di lapangan Persiba. “Pengerjaan pembenahan lapangan dilakukan setiap hari. Meski hujan, pekerjaan tetap dilakukan,” kata Syahril yang setiap hari meninjau lapangan Persiba.
Berdasarkan pantauan Balikpapan Pos di lapangan kemarin, rumput di beberapa area lapangan harus diangkat untuk pemasangan pipa saluran air ke bawah tanah. Jika sudah tertata, rumput akan diwales Diperkirakan biaya pembenahan lapangan ini bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Dana untuk pembenahan lapangan ini merupakan dana talangan yang diambil dari dana operasional Persiba.(cal/hy)

0 komentar:
Posting Komentar