BALIKPAPAN – Rasa sakit hati terhadap kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra yang memimpin laga Derby Persiba melawan tuan rumah Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di Stadion Segiri Samarinda Minggu (8/5) lalu ternyata masih berlanjut.
Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Persiba Irfan Taufiq, S.Ag, pihaknya sudah tidak simpati terhadap wasit Oki Dwi Putra karena telah menyakiti hati masyarakat Balikpapan yang mencintai Persiba.
Pasalnya, keputusan wasit Oki sangat merugikan tim Persiba dalam laga derby tersebut diantaranya tidak memberikan kartu merah terhadap penjaga gawang Persisam Wawan Hendrawan yang sengaja menahan bola sundulan Aldo Baretto di luar kotak 16. Padahal sesuai rule of the game FIFA, aksi seperti Wawan tersebut layak dikartu merah.
Selain itu, Persiba juga memprotes gol Sultan Samma yang dianulir karena dianggap offside, padahal sangat jelas Sultan dalam posisi play on. Selain itu juga memprotes kartu kuning buat Mijo Dadic karena dianggap melakukan aksi protes berlebihan, padahal protes Mijo terbilang biasa. Apalagi dia merupakan kapten tim. Begitu pula pemberian hukuman tendangan penalti yang berbau diving Gangga Mudana.
“Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit Oki. Untuk itu kami telah memblacklist wasit Oki untuk tidak memimpin partai yang dilakoni Persiba,”kata Irvan kepada Balikpapan Pos di kantor balaikota, Rabu (11/5).
Irvan menilai, setiap kali Oki memimpin laga, pasti tim tamu dirugikan walaupun tim besar yang telah memiliki prestasi di kancah sepakbola nasional.
“Contoh ketika Persisam melawan Sriwijaya FC di Samarinda, Oki memberikan kartu merah kepada pemain timnas Oktovianus Maniani. Begitu juga lawan Persiba. Jadi kalau Oki mau memimpin laga Persiba, kami akan tolak,”terangnya.
Sebelumnya kata Irvan, pihaknya telah memblacklist sejumlah wasit yang memimpin ISL yang dianggap merugikan Persiba baik partai kandang maupun partai tandang diantaranya wasit Armando Pribadi, Jajat Sudrajat serta Oki Dwi Putra.(vie)

0 komentar:
Posting Komentar