Stadion Baru Diperkirakan Rampung Tahun 2013
BALIKPAPAN- Keinginan Persibamania untuk bisa menyaksikan aksi tim Persiba Balikpapan berlaga di stadion baru di Batakan, Balikpapan Timur, sepertinya belum bisa terwujud. Dengan waktu tersisa sekira 2 bulan lagi, sangat mustahil mengharapkan Persiba berlaga di stadion itu dalam tahun ini. Bahkan, proyek stadion baru senilai Rp 400 Miliar tersebut, diperkirakan baru akan rampung pada tahun 2013 mendatang.
Dari pantauan langsung Balikpapan Pos bersama Ketua Umum Persiba Balikpapan H. Syahril HM Taher pada Kamis (11/8) lalu, PT.Waskita Karya selaku kontraktor, baru dalam tahap pengerjaan tribun penonton. “Untuk proyek pembangunan stadion tahap pertama ini, kami harus merampungkan tribun penonton bagian Barat lebih dulu. Sesuai target, tribun Barat ini baru akan rampung pada November mendatang,” kata Denis, selaku Engineer Technic PT. Waskita Karya (BUMN).
Setelah merampungkan pengerjaan tribun Barat, akan dilanjutkan pengerjaan lapangan utama. “Kemungkinan besar lapangan utama baru akan terealisasi usai tahap pertama rampung, dan semoga tidak ada kendala lagi saat itu,” terang Denis.
Realisasi lapangan utama sendiri, kemungkinan masih belum bisa diwujudkan dalam Desember mendatang mengingat untuk tahap kedua sendiri pemerintah baru melakukan lelang tender Detail Engineering Design (DED). Jadi tidak menutup kemungkinan awal 2012 baru bisa dimulai proyek tahap kedua.
Selain keberadaan tribun berkapasitas 40.000 penonton serta lapangan utama, stadion yang diklaim akan menjadi stadion termegah di Kaltim ini juga akan dilengkapi dengan lapangan lainnya yang berlokasi di luar stadion utama. “Nah, lapangan utama sendiri nantinya hanya untuk menggelar pertandingan saja. Untuk menjaga kondisi lapangan utama agar tetap representatif sesuai standard internasional, stadion ini juga dilengkapi lapangan khusus untuk game dan lapangan latihan,” beber Denis.
Dari pantauan Balikpapan Pos, kondisi lapangan untuk game sendiri sudah terkesan lebih baik dari lapangan utama, karena posisinya yang di luar stadion terlihat sudah diratakan.
Meski berusaha merampungkan stadion tersebut sesuai target, sepertinya pemerintah dalam hal pembebasan lahan masih harus menghadapi masalah. Sebagian warga sekitar telah menyetujui membebaskan lahannya dangan ganti rugi yang disepakati. Namun masih ada beberapa warga yang belum deal dengan biaya ganti rugi lahan. Pemerintah Kota Balikpapan pun sudah berupaya mengakomodir.
Meski berusaha merampungkan stadion tersebut sesuai target, sepertinya pemerintah dalam hal pembebasan lahan masih harus menghadapi masalah. Sebagian warga sekitar telah menyetujui membebaskan lahannya dangan ganti rugi yang disepakati. Namun masih ada beberapa warga yang belum deal dengan biaya ganti rugi lahan. Pemerintah Kota Balikpapan pun sudah berupaya mengakomodir.
Dengan kondisi yang demikian dan belum memungkinkannya penggunaan stadion dalam kurun waktu setahun kedepan, menurut Syahril, untuk sementara skuad Persiba akan tetap bermarkas di stadion lama di jalan Parikesit, Komplek Perumahan Pertamina.
“Mau nggak mau untuk musim mendatang ini, Persiba akan tetap bermarkas di stadion lama milik Pertamina. Dan itu pun harus kami renovasi lebih dulu sebelum bergulirnya kompetisi 8 Oktober mendatang,” ucap Syahril.
Untuk renovasi sendiri, diperkirakan akan memakan anggaran sekira Rp 250 juta sebagaimana sebelumnya juga sempat disampaikan oleh Wakil Wali Kota Heru Bambang. Anggaran tersebut sesuai dengan kebutuhan verifikasi. Selain akan digunakan untuk perbaikan rumput lapangan, perbaikan juga mencakup ruang medis, tribun penonton dan media, serta fasilitas lainnya seperti ruang ganti pemain.(san)

0 komentar:
Posting Komentar